mediamuria.com, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus meresmikan Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD), Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK), serta Gedung Stroke dan Onkologi (Fresia) di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Rabu (11/2/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton sebagai bagian dari penguatan fasilitas layanan kesehatan rujukan di daerah.
Peresmian tersebut menandai bertambahnya sarana layanan medis di rumah sakit milik pemerintah daerah itu. Dengan adanya gedung baru, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih optimal, khususnya untuk kasus-kasus kegawatdaruratan, penanganan ibu dan bayi, serta penyakit tidak menular seperti stroke dan kanker yang membutuhkan fasilitas dan penanganan khusus.
Gedung IGD yang baru menjadi salah satu fasilitas penting dalam sistem pelayanan rumah sakit. Instalasi Gawat Darurat merupakan pintu pertama penanganan pasien dalam kondisi darurat, mulai dari kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, stroke, hingga kondisi kritis lainnya. Dengan fasilitas yang lebih representatif, pelayanan triase, observasi, serta tindakan medis awal dapat dilakukan secara lebih cepat dan terorganisir.
Selain IGD, layanan PONEK juga menjadi bagian penting dalam gedung yang diresmikan. PONEK merupakan layanan komprehensif untuk menangani kegawatdaruratan ibu dan bayi baru lahir selama 24 jam. Layanan ini mencakup penanganan persalinan risiko tinggi, komplikasi kehamilan, serta kondisi darurat neonatal. Kehadiran fasilitas PONEK yang lebih memadai diharapkan dapat mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan persalinan dengan risiko tertentu.
Dalam sistem pelayanan kesehatan, IGD dan PONEK memiliki keterkaitan yang erat. Keduanya sama-sama menuntut kesiapan tenaga medis, peralatan yang lengkap, serta alur pelayanan yang cepat dan tepat. Dengan sarana yang ditingkatkan, RSUD dr. Loekmono Hadi diharapkan mampu merespons kondisi darurat secara lebih efektif, sehingga pasien mendapatkan penanganan sesuai standar medis yang berlaku.
Sementara itu, Gedung Stroke dan Onkologi (Fresia) menjadi fasilitas baru yang difokuskan untuk penanganan penyakit tidak menular yang membutuhkan penanganan intensif dan berkelanjutan. Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan, sehingga memerlukan respon cepat sejak gejala awal muncul. Penanganan yang terlambat dapat berdampak serius pada kondisi pasien.
Dengan adanya gedung khusus stroke, rumah sakit memiliki ruang yang lebih terintegrasi untuk observasi, tindakan medis, hingga rehabilitasi awal. Penanganan stroke membutuhkan koordinasi antara dokter, perawat, serta tenaga medis lainnya agar pasien dapat segera mendapatkan terapi sesuai prosedur. Fasilitas yang lebih representatif diharapkan mendukung proses tersebut.
Di sisi lain, layanan onkologi atau penanganan kanker juga menjadi perhatian penting. Penyakit kanker memerlukan pemeriksaan, terapi, dan pemantauan jangka panjang. Dengan adanya gedung onkologi, pelayanan kepada pasien dapat dilakukan secara lebih terpusat dan terstruktur. Hal ini tidak hanya memudahkan tenaga medis, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pasien yang menjalani pengobatan.
Peresmian gedung IGD, PONEK, serta Stroke–Onkologi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kudus dalam memperkuat sistem layanan kesehatan daerah. Peningkatan sarana dan prasarana dinilai sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Dalam berbagai kesempatan, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk sektor kesehatan. Penguatan rumah sakit daerah sebagai fasilitas rujukan menjadi salah satu prioritas, mengingat kebutuhan layanan medis yang semakin kompleks. Penambahan gedung dan fasilitas ini diharapkan mampu mendukung kinerja tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional.
RSUD dr. Loekmono Hadi selama ini menjadi salah satu rumah sakit rujukan di wilayah Kudus dan sekitarnya. Dengan bertambahnya fasilitas, peran rumah sakit tersebut diharapkan semakin kuat dalam melayani masyarakat, baik dari dalam kabupaten maupun daerah sekitar. Peningkatan infrastruktur juga diharapkan sejalan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta sistem pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien.
Keberadaan gedung baru ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan sektor kesehatan. Selain kesiapan menghadapi kondisi darurat, fasilitas yang memadai juga penting untuk mendukung pelayanan penyakit kronis yang membutuhkan penanganan berkelanjutan.
Bagi masyarakat, peningkatan fasilitas kesehatan di daerah menjadi kabar yang menggembirakan. Akses terhadap layanan medis yang lebih lengkap diharapkan dapat mengurangi kebutuhan rujukan ke luar daerah, khususnya untuk kasus-kasus tertentu yang kini telah tersedia fasilitasnya di RSUD setempat.
Dengan fasilitas IGD yang lebih representatif, layanan PONEK yang siaga, serta gedung Stroke–Onkologi yang terintegrasi, RSUD dr. Loekmono Hadi diharapkan mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal. Pemerintah Kabupaten Kudus pun menaruh harapan agar rumah sakit ini dapat terus berkembang dan memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Pantura Timur.
Ke depan, penguatan layanan kesehatan tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan dan profesionalisme tenaga medis. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, manajemen rumah sakit, dan tenaga kesehatan, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin responsif terhadap kebutuhan zaman.
Peresmian gedung baru ini menjadi langkah penting dalam perjalanan peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Kudus. Masyarakat pun diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan baik, serta bersama-sama menjaga dan mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.
Ditulis oleh : Syam
Jurnalis Media Muria
Baca Juga Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com
Selanjutnya: Perkuat Sistem Layanan Medis, RSUD Kudus Tambah Gedung IGD dan Stroke–Onkologi