Jepara, 2 Juni 2025 – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jepara gelar diskusi publik bertajuk Jagong Bareng dengan tema “100 Hari Kerja Bupati: OTW Jepara Mulus?”. Acara ini berlangsung di Aula Gedung OPD Sultan Hadirin lantai 3 dan dihadiri langsung oleh Witiarso selaku Bupati Jepara dan juga perwakilan Ormas dan organisasi kepemudaan Jepara seperti NU, Muhammadiyah, kelompok nelayan, petani, akademisi, hingga mahasiswa dari organisasi seperti HMI, PMII, GMNI, dan BEM UNISNU.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Witiarso memaparkan capaian 100 hari kerja pertama masa kepemimpinannya. Witiarso menyebutkan bahwa terdapat 12 program unggulan yang berhasil dicanangkan dan mulai direalisasikan, berkat dukungan penuh dari seluruh kepala dinas. “Mereka bekerja tanpa lelah untuk membantu saya merealisasikan program-program unggulan tersebut,” ujar Witiarso.
Sementara itu Gus Hajar Wakil Bupati Jepara menegaskan bahwa dalam 100 hari kerja ini fokus utama pemerintah daerah adalah pada sektor pembangunan infrastruktur dan program ‘ngantor di Desa’. Program ini bertujuan membangun sentra-sentra ekonomi di tiap kecamatan agar pemerataan pembangunan bisa dirasakan hingga pelosok desa.
Dalam sesi diskusi muncul berbagai tanggapan kritis dari peserta. Salah satunya datang dari perwakilan Presma unisnu tahun 2022 Izzun Nidhom, Izzun menyampaikan apresiasi terhadap semangat kerja pemerintah namun juga memberikan catatan terhadap program “Kartu Sarjana”. “Program ini belum memiliki sistem seleksi yang jelas, termasuk siapa saja yang berhak mendapatkannya hal-hal seperti ini perlu dijelaskan lebih rinci agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat,” tegasnya.
Acara Jagong Bareng ini menjadi ruang dialog yang sehat dan terbuka antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana evaluasi publik terhadap arah kebijakan Pemkab Jepara. Diskusi yang berlangsung hangat ini diharapkan mampu menjadi bahan refleksi dan perbaikan ke depan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Jepara.
Wicaksono