mediamuria.com, Kudus – Mahasiswa Universitas Muria Kudus tengah menjalankan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada tahun 2025, salah satu Desa yang menjadi lokasi KKN adalah Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Sebagai salah satu pengabdian kepada masyarakat, Mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus Desa Gondangmanis mengajak masyarakat Desa Gondangmanis untuk membuat pupuk nabati ramah lingkungan, yaitu menggunakan limbah kulit bawang sebagai bahan utamanya.
Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang sebagai Pupuk Nabati Ramah Lingkungan dilaksanakan pada hari Kamis, 14 Agustus 2025, di Gedung Kemaslahatan Umat / Gedung Yatama Gang 20 Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Kegiatan dimulai pada pukul 16.00 WIB, dengan dibuka oleh Nasywa Kamilia sebagai ketua kelompok KKN Universitas Muria Kudus Desa Gondangmanis. Kegitan ini diikuti oleh ibu-ibu muslimat ranting Desa Gondangamanis dengan penuh antusias dan semangat.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan permasalahan limbah organik rumah tangga, termasuk kulit bawang merah dan putih, yang seringkali tidak dimanfaatkan dengan baik dan hanya menjadi sampah. Padahal, kulit bawang memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti senyawa fenolik, flavonoid, dan sulfur yang bermanfaat sebagai pupuk organik dan pengendali hama alami.
Untuk membuat pestisida caranya cukup mudah yaitu :
- Pertama-tama kita kumpulkan kulit bawang merah dan putih,
- Kemudian masukkan kulit bawang kedalam botol,
- Masukkan air ¾ botol dan diamkan selama beberapa hari.
- Jangan lupa untuk membuka tutup botol untuk membuang gas yang ada pada wadah tutup botol tersebut
- Setelah jadi tinggal saring dan semprotkan ke tanaman yang terserang hama.
Namun, tentunya bukan hanya bermanfaat untuk pestisida alami saja, ternyata kulit bawang yang menjadi pupuk nabati. Yaitu dengan memanfaatkan ampas dari pembuatan pestisida tadi, ampas dari kulit bawang bisa masuk komposter dengan dicampurkan dengan tanah atau diletakkan pada pot tanaman.
Manfaat Kulit Bawang bagi Tanaman,antara lain :
- Menyuburkan Tanaman : Pupuk dari kulit bawang memilki manfaat untuk menyuburkan tanaman, nutrisi yang terkandung dalam kulit bawang, dapat membantu tanaman tumbuh subur dan berbuah lebat.
- Mencegah Hama dan Penyakit Lainnya : Pupuk dari kulit bawang dapat mencegah serangan hama dan penyakit. Senyawa alami yang terdapat dalam kulit bawang dapat berfungsi sebagai pestisida alami, sehingga dapat melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit.
- Meningkatkan Kualitas Tanah : Pupuk alami dari kulit bawang dapat meningkatkan kualitas tanah. Penggunaan pupuk kulit bawang secara teratur juga dapat memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kemampuan tanah dalam menahan air dan serta meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah yang bermanfaat.
- Ramah Lingkungan : Dengan menggunakan limbah kulit bawang sebagai pupuk kita tidak hanya mengurangi jumlah limbah organik, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan lestari.
- Ekonomis : Dengan menggunkan limbah kulit bawang tentu kita tidak perlu mengeluarkan uang lagi kita hanya memerlukan wadah sebagai tempat pembuatan pupuk nantinya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk memanfaatkan limbah kulit bawang sebagai pupuk nabati, guna mendorong praktik pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
Anggota KKN Desa Gondangmanis 2025.
- Nasywa Kamilia (202232069)
- Muhammad Arinal Khaq (202241048)
- Firda Fardani (202213155)
- Wisnu Ginanjar Saputra (202253131)
- Muhammad Fariz Rohman (202211241)
- Nurus Sa’adah (202211577)
- Atika Bunga Nurjanah (202211021)
- Erlyta Bilgis Yunlistiyana (202260009)
- Faradila Dwi Sefti Aulia (202211280)
- Ilma Marinda Sari (202233160)
- Hafis Ramadhan (202251213)
- Nur Fadila Tikasari (202241040)
- Selamet bagas Wibowo (202253173)
- Rizky Zufar Makarim (202120085)
Baca Juga Berita Lainnya Dari mediamuria.com
https://mediamuria.com/1-tahun-masa-jabatan-presiden-prabowo-kebijakan-dan-hasil-kinerja-untuk-indonesia/: Sosialisasi Dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang Sebagai Pupuk Nabati Ramah Lingkunganhttps://mediamuria.com/makna-sebuah-kemerdekaan-bagi-bangsa-indonesia/: Sosialisasi Dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang Sebagai Pupuk Nabati Ramah Lingkungan