mediamuria.com, Kudus – Jumat, 26 Desember 2026, Momentum libur sekolah yang bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dimanfaatkan ribuan masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata, termasuk wisata religi. Di Kabupaten Kudus, Kompleks Makam Sunan Kudus kembali menjadi salah satu tujuan utama peziarah. Sejak pagi hari, kawasan sekitar makam dan Menara Kudus tampak ramai dan padat oleh pengunjung, namun kondisi tetap terpantau aman dan kondusif.
Pantauan di lokasi pada Jumat (26/12/2026) menunjukkan arus peziarah terus berdatangan silih berganti. Tidak hanya warga lokal Kudus, pengunjung datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, bahkan luar provinsi. Sejumlah bus pariwisata terlihat parkir di area sekitar kawasan wisata religi tersebut, menandakan tingginya minat masyarakat untuk berziarah pada momen libur panjang ini.
Peziarah Datang dari Luar Kudus hingga Luar Provinsi
Salah satu rombongan peziarah datang dari Bekasi, Jawa Barat. Mereka tiba di Kudus sejak pagi menggunakan dua unit bus pariwisata. Rombongan tersebut sengaja memilih Kudus sebagai salah satu destinasi utama dalam agenda liburan mereka.
“Ini memang momen yang pas, karena liburan sekolah sekaligus libur Nataru. Kami datang satu rombongan, ada dua bus dari Bekasi. Tujuannya ziarah sekaligus mengenalkan wisata religi ke anak-anak,” ujar salah satu rombongan saat ditemui di area makam.
Menurutnya, meski kondisi di kawasan Makam Sunan Kudus cukup padat, rombongan tetap merasa nyaman karena pengaturan arus pengunjung berjalan dengan baik. “Ramai, tapi masih tertib. Alhamdulillah aman,” tambahnya
Selain dari Bekasi, rombongan peziarah dari Jember, Jawa Timur, juga tampak memadati kawasan tersebut. Mereka menjadikan libur sekolah dan Nataru sebagai kesempatan untuk melakukan wisata religi ke makam Wali Songo.
“Kami dari Jember. Momen libur panjang ini kami manfaatkan untuk ziarah ke wali songo, salah satunya Sunan Kudus. Anak-anak juga sedang libur sekolah, jadi sekalian edukasi sejarah Islam,” ujar salah satu rombongan asal Jember.

Wisata Religi Tetap Jadi Pilihan Favorit
Kehadiran peziarah dari berbagai daerah menunjukkan bahwa wisata religi masih menjadi pilihan utama masyarakat di tengah maraknya wisata modern. Makam Sunan Kudus, yang dikenal sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di Jawa, memiliki daya tarik tersendiri karena nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang kuat.
Para pengunjung tidak hanya datang untuk berdoa dan berziarah, tetapi juga menikmati suasana khas kawasan Menara Kudus yang sarat nilai sejarah. Setelah berziarah, banyak peziarah memanfaatkan waktu untuk berfoto di area Menara Kudus sebelum melanjutkan perjalanan pulang.
“Setelah ziarah, kami foto-foto dulu di Menara Kudus. Ini sudah jadi agenda wajib sebelum pulang,” ujar salah satu peziarah asal Jawa Barat sambil mengabadikan momen bersama keluarganya.

Kawasan Padat, Namun Tetap Aman
Meski jumlah pengunjung meningkat tajam, situasi di kawasan Makam Sunan Kudus masih terbilang aman dan terkendali. Petugas terlihat berjaga di beberapa titik untuk mengatur arus peziarah, terutama di pintu masuk makam dan area sekitar Menara Kudus.
Pengelola kawasan wisata religi bersama aparat keamanan setempat juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemacetan. Kendaraan besar seperti bus pariwisata diarahkan ke kantong parkir yang telah disediakan, sementara pengunjung diarahkan berjalan kaki menuju area makam.
“Kondisi memang ramai karena liburan panjang, tapi masih terkendali. Pengunjung tertib mengikuti arahan petugas,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Dampak Positif bagi Ekonomi Warga
Ramainya kunjungan peziarah membawa dampak positif bagi perekonomian warga sekitar. Pedagang makanan, oleh-oleh, hingga jasa parkir merasakan peningkatan pendapatan dibanding hari biasa.
Terlihat banyak pedagang souvenir ataupun oleh-oleh yang mendapatkan kunjungan pembeli yang akan berbelanja. Selain itu, warung makan di sekitar kawasan juga dipadati pengunjung yang beristirahat setelah berziarah. Hal ini menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha kecil di sekitar Menara Kudus.
Libur Sekolah dan Nataru Jadi Momentum Wisata Keluarga
Libur sekolah yang bertepatan dengan Nataru dinilai menjadi momentum ideal bagi keluarga untuk melakukan perjalanan bersama. Banyak orang tua memanfaatkan waktu ini tidak hanya untuk berlibur, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif dan religius kepada anak-anak.
Wisata religi ke Makam Sunan Kudus dianggap mampu mengajarkan nilai sejarah, toleransi, dan kebudayaan Islam Nusantara. Tak heran jika setiap libur panjang, kawasan ini selalu dipadati peziarah dari berbagai latar belakang.
Hingga siang hari, arus peziarah masih terus berdatangan. Diperkirakan kepadatan pengunjung akan terus berlangsung hingga akhir pekan dan mendekati puncak libur Tahun Baru.
Dengan kondisi yang tetap aman dan tertib, Makam Sunan Kudus kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi wisata religi favorit, tidak hanya bagi warga lokal, tetapi juga bagi masyarakat dari berbagai daerah bahkan luar provinsi yang memanfaatkan libur sekolah dan Nataru untuk berziarah dan berwisata.
Baca Juga Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com
Selanjutnya: Libur Sekolah Dan Nataru, Makam Sunan Kudus Dipadati Peziarah Dari Luar Daerah Hingga Luar Provinsi