mediamuria.com, KUDUS – Desa Kesambi sukses menggelar kegiatan senam dan jalan sehat edukatif dalam rangka Bulan Bhakti KSM Tirta Saras sekaligus memperingati Hari Kesehatan Sedunia 2026 pada Minggu, 12 April 2026.
Sejak pagi hari, antusiasme warga sudah terlihat begitu tinggi. Ratusan warga mulai berdatangan sejak pukul 06.00 WIB untuk mengikuti kegiatan yang dipusatkan di halaman Balai Desa Kesambi. Berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak berbaur dalam suasana penuh kebersamaan.
Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama yang berlangsung di halaman Balai Desa Kesambi. Iringan musik yang energik membuat suasana semakin semarak. Warga terlihat antusias mengikuti setiap gerakan instruktur senam, menjadikan momen tersebut sebagai sarana menjaga kebugaran tubuh sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.

Setelah kegiatan senam selesai, acara dilanjutkan dengan jalan sehat yang menjadi agenda utama. Namun, kegiatan ini tidak sekadar berjalan santai seperti biasanya. Panitia menghadirkan konsep berbeda dengan menggabungkan unsur edukasi lingkungan secara langsung di lapangan.
Para peserta dibekali sarung tangan plastik serta kantong plastik yang digunakan untuk memungut sampah di sepanjang rute jalan sehat. Hal ini menjadi bentuk edukasi nyata agar masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.
Selain itu, terdapat empat posko edukasi yang disiapkan di sepanjang rute jalan sehat. Setiap posko memberikan materi edukasi yang berbeda namun saling berkaitan dengan kesehatan dan lingkungan.

Empat Posko Edukasi Jadi Daya Tarik Utama
Posko pertama yang berada di kawasan Jembatan 10 memberikan edukasi mengenai dampak sampah. Peserta diperlihatkan secara langsung bagaimana sampah yang dibuang sembarangan dapat mencemari air, menimbulkan penyakit, hingga menyebabkan banjir. Selain itu, peserta juga diajarkan cara memilah sampah berdasarkan jenisnya.

Di posko kedua, peserta mendapatkan edukasi tentang bahaya buang air besar sembarangan (BABS). Dijelaskan bahwa perilaku tersebut dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan memicu penyebaran berbagai penyakit berbahaya.

Sementara itu, di posko ketiga, peserta diperkenalkan dengan konsep jamban sehat. Edukasi ini memberikan gambaran tentang pentingnya fasilitas sanitasi yang layak untuk menjaga kesehatan masyarakat.
Posko keempat menjadi penutup rangkaian edukasi dengan materi mengenai diagram F, yaitu peta perjalanan kuman masuk ke dalam tubuh manusia. Materi ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana penyakit dapat menyebar melalui lingkungan yang tidak bersih.
Dengan konsep ini, kegiatan jalan sehat tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menambah wawasan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan.
Antusiasme Warga Melebihi Target
Kepala Desa Kesambi, M. Masri, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Bulan Bhakti KSM yang melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat, BUMDes, dan dukungan dari Djarum Foundation.
Ia menjelaskan tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan.
“Untuk kegiatan hari ini yang dilakukan di Desa Kesambi ini adalah dalam rangka Bulan Bhakti KSM. KSM ini sendiri adalah Kelompok Swadaya Masyarakat yang bekerja sama dengan BUMDes, masyarakat, warga, dan juga dari Djarum Foundation untuk melaksanakan kegiatan jalan sehat dan senam. Tujuannya ingin mengajak masyarakat sekaligus memberikan edukasi agar warga memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungannya,” jelasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada 7 April.
“Ini juga sekaligus memperingati Hari Kesehatan Sedunia kemarin. Jadi kita ingin mengajak masyarakat agar tetap sehat dan lingkungannya juga bersih,” tambahnya.
Menariknya, kegiatan ini merupakan yang pertama kali digelar di Desa Kesambi. Meski baru pertama kali, antusiasme warga justru melampaui ekspektasi panitia.
“Untuk acara ini kita laksanakan baru tahun ini, di 2026. Ini baru pertama kali. Mudah-mudahan kalau antusias warga tinggi, ke depan bisa kita jadikan kegiatan rutin setiap tahun,” ungkapnya.
Jumlah peserta yang hadir bahkan melebihi target awal yang telah disiapkan oleh panitia.
“Alhamdulillah di luar prediksi. Kita kemarin menyediakan kupon sekitar 500, ternyata yang hadir lebih dari 700 orang. Bahkan ada warga yang tidak kebagian kupon. Ini jadi evaluasi kami ke depan agar bisa menyediakan lebih banyak lagi,” jelasnya.

Desa Percontohan Sanitasi dan Lingkungan Bersih
Lebih lanjut, Kepala Desa Kesambi juga menjelaskan bahwa desanya telah ditunjuk sebagai desa percontohan dalam program sanitasi dan lingkungan bersih.
“Desa Kesambi ini kebetulan ditunjuk oleh Djarum Foundation sebagai desa percontohan. Percontohan dalam hal sanitasi aman, lingkungan bersih, dan air bersih yang aman untuk dikonsumsi warga. Jadi ke depan desa ini bisa menjadi rujukan bagi desa lain,” terangnya.
Ia berharap melalui kegiatan seperti ini, kesadaran masyarakat dapat terus meningkat dan berdampak pada perubahan perilaku.
“Harapan ke depan, warga Desa Kesambi bisa lebih sadar dan merubah pola hidup agar tetap sehat serta menjaga lingkungannya,” pungkasnya.
Peran KSM dan Dukungan Warga
Sementara itu, Ketua KSM Tirta Saras Kesambi, Adi Prasetio atau yang akrab disapa Bang Ndoyok, turut menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi tingginya partisipasi warga dalam kegiatan ini.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang ikut terlibat secara langsung, baik dalam pelaksanaan maupun dalam menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Penutup: Awal Perubahan Menuju Hidup Sehat
Kegiatan senam dan jalan sehat edukatif di Desa Kesambi menjadi bukti bahwa pendekatan yang menggabungkan olahraga dan edukasi dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, acara ini mampu mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terus meningkat dan mampu mendorong perubahan pola hidup ke arah yang lebih sehat.
Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga Desa Kesambi dapat menjadi contoh nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya.
Ditulis oleh : Syam
Jurnalis Media Muria
