Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Kudus 2025: Pendidikan dan Kesehatan Dominan, Berdasarkan RLPPD

mediamuria.com, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus mencatat berbagai capaian positif sepanjang tahun 2025 dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Data tersebut tercantum dalam Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Tahun 2025 yang menggambarkan kinerja pemerintah dalam berbagai sektor pelayanan publik.

Secara umum, capaian kinerja menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. Meski demikian, masih terdapat beberapa sektor yang perlu mendapat perhatian lebih ke depan.

Pendidikan Hampir Mencapai Target Maksimal

Berdasarkan data RLPPD 2025, sektor pendidikan menjadi salah satu yang mencatat capaian tinggi. Partisipasi pendidikan anak usia dini (PAUD) mencapai 27.527 anak atau sekitar 98,70 persen.

Sementara itu, penduduk usia 7–15 tahun yang berpartisipasi atau telah menyelesaikan pendidikan dasar mencapai 125.143 orang dengan capaian 99,59 persen. Angka ini menunjukkan hampir seluruh anak usia sekolah di Kudus telah memperoleh akses pendidikan dasar.

Di sisi lain, pendidikan kesetaraan mencatat partisipasi sebanyak 2.193 orang dengan capaian 71,90 persen. Meski belum optimal, program ini tetap menjadi solusi bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal.

Layanan Kesehatan Menyeluruh dan Optimal

Pada sektor kesehatan, capaian kinerja juga menunjukkan hasil yang sangat baik. RLPPD mencatat angka kematian ibu hanya 3 kasus atau sekitar 0,03 persen. Sementara itu, prevalensi stunting berada di angka 3,73 persen.

Layanan kesehatan dasar menunjukkan capaian 100 persen di hampir seluruh kategori. Layanan kesehatan ibu, ibu bersalin, bayi baru lahir, hingga balita seluruhnya terpenuhi secara optimal.

Selain itu, layanan kesehatan bagi usia produktif mencapai 578.830 orang, sementara layanan bagi lansia mencapai 103.420 orang, keduanya dengan capaian 100 persen.

Pelayanan bagi penderita penyakit seperti hipertensi, diabetes melitus, TBC, hingga deteksi dini HIV juga menunjukkan capaian maksimal. Hal ini menandakan sistem pelayanan kesehatan di Kudus berjalan dengan baik dan merata.

Infrastruktur dan Layanan Dasar Meningkat

Pada sektor pekerjaan umum, capaian kinerja juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. Kondisi jaringan irigasi mencapai 9.326,94 hektar dengan capaian 90,59 persen.

Akses air bersih juga hampir merata, dengan 870.969 warga memperoleh layanan air minum dengan capaian 98,61 persen. Sementara itu, layanan pengolahan air limbah domestik menjangkau 244.970 rumah tangga atau 98,87 persen.

Kondisi jalan dalam keadaan mantap mencapai 539,221 kilometer atau 92,90 persen, menunjukkan infrastruktur transportasi terus mengalami perbaikan.

Perlindungan Sosial Capai Target

Di bidang sosial, RLPPD mencatat seluruh layanan kepada kelompok rentan mencapai 100 persen. Layanan bagi penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, hingga lansia terlantar telah berjalan sesuai target.

Penanganan korban bencana juga mencatat capaian penuh dengan 1.054 warga mendapatkan layanan saat dan setelah tanggap darurat. Hal ini menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dalam menangani kondisi darurat.

Penanganan Bencana dan Ketertiban

Pada urusan ketenteraman dan ketertiban umum, pemerintah telah menetapkan tiga dokumen kebencanaan dengan capaian 100 persen.

Layanan kesiapsiagaan bencana menjangkau 1.000 orang, sementara pelayanan evakuasi korban bencana mencapai 347 orang dengan capaian 100 persen.

Namun, penanganan kebakaran masih berada di angka 71,67 persen dengan 43 kejadian tertangani. Hal ini menjadi catatan untuk peningkatan ke depan.

Perumahan dan Kawasan Permukiman

Di sektor perumahan, penanganan kawasan permukiman kumuh mencapai 59,29 hektar atau 103,53 persen dari target.

Sementara itu, penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) baru mencapai 699 unit atau 61,10 persen. Angka ini menunjukkan masih perlunya percepatan program perbaikan rumah layak huni bagi masyarakat.

Kinerja Non Pelayanan Dasar

Selain pelayanan dasar, RLPPD juga mencatat capaian di sektor lainnya. Sebanyak 407 perusahaan telah menerapkan tata kelola kerja layak dengan capaian 90,24 persen.

Perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan mencapai 30.143 orang atau 100 persen. Di bidang administrasi kependudukan, perekaman KTP elektronik mencapai 99,47 persen, sementara kepemilikan akta kelahiran mencapai 99,99 persen.

Selain itu, terdapat 16 layanan publik online terintegrasi dengan capaian 84,21 persen, menunjukkan kemajuan dalam digitalisasi layanan pemerintahan.

Tantangan di Sektor Lingkungan dan Pangan

Meski banyak capaian positif, RLPPD juga mencatat beberapa sektor yang masih perlu perhatian. Penanganan sampah baru mencapai 62,16 persen dari total produksi tahunan.

Ketersediaan cadangan pangan pemerintah juga masih perlu ditingkatkan, dengan capaian 12,3 persen untuk cadangan tertentu dan 72,96 persen untuk total cadangan.

Hal ini menjadi tantangan yang harus dihadapi guna menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

Investasi dan Prestasi Daerah

Di sektor ekonomi, investasi di Kabupaten Kudus mencapai Rp1,423 triliun dengan capaian 16,05 persen. Hal ini menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi yang cukup baik.

Selain itu, prestasi di bidang olahraga juga membanggakan dengan raihan 29 medali di tingkat nasional dan internasional.

Kesimpulan

Berdasarkan Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Tahun 2025, capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Kudus menunjukkan hasil yang positif di berbagai sektor.

Pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur menjadi sektor unggulan dengan capaian hampir sempurna. Sementara itu, sektor lingkungan, pangan, dan perumahan masih membutuhkan perhatian lebih.

Dengan evaluasi berkelanjutan, diharapkan kinerja pemerintah daerah dapat semakin meningkat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ditulis oleh : Syam

Jurnalis Media Muria

Baca Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com

Selanjutnya: Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Kudus 2025: Pendidikan dan Kesehatan Dominan, Berdasarkan RLPPD

https://mediamuria.com/daerah/kudus/pemkab-kudus-tetapkan-selasa-sebagai-hari-bersepeda-bersama-dukung-gaya-hidup-sehat-dan-efisiensi-energi/

https://mediamuria.com/nasional/wacana-wfh-hari-jumat-untuk-asn-menguat-pemerintah-dorong-efisiensi-dan-transformasi-kerja/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *