mediamuria.com, KUDUS – Setelah pemerintah melalui Kementerian Agama RI resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, berbagai destinasi wisata di wilayah Kudus diprediksi akan dipadati pengunjung. Momentum libur panjang Lebaran yang identik dengan tradisi mudik dan berkumpul bersama keluarga menjadi pendorong utama meningkatnya kunjungan wisata.
Setiap tahunnya, setelah melaksanakan silaturahmi dengan keluarga, masyarakat biasanya memanfaatkan waktu libur untuk berwisata. Tidak hanya warga lokal, para pemudik yang kembali ke kampung halaman juga turut meramaikan berbagai objek wisata yang ada di Kudus. Dengan beragam pilihan destinasi, mulai dari wisata alam, religi, hingga edukasi, Kudus menjadi salah satu tujuan menarik untuk menghabiskan waktu libur Lebaran.
Salah satu destinasi yang diprediksi akan ramai dikunjungi adalah Waduk Logung atau yang dikenal sebagai Wisata Logung. Tempat ini menawarkan berbagai wahana wisata air yang menarik, seperti speedboat, perahu wisata, hingga jeep wisata yang dapat digunakan untuk menjelajahi kawasan sekitar. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati berbagai spot foto yang instagramable serta area nongkrong berupa kafe dan tempat makan yang nyaman.
Keberadaan fasilitas yang lengkap membuat Wisata Logung menjadi pilihan favorit bagi keluarga maupun anak muda. Pemandangan waduk yang luas dengan latar perbukitan memberikan suasana yang menenangkan, sangat cocok untuk melepas penat setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.
Selain Wisata Logung, kawasan Rahtawu juga diprediksi akan dipenuhi wisatawan. Terletak di lereng Gunung Muria, Rahtawu menawarkan panorama alam yang khas dengan udara yang sejuk dan suasana yang asri. Keindahan alam yang masih alami menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin menikmati ketenangan jauh dari hiruk pikuk perkotaan.
Di Rahtawu, pengunjung tidak hanya disuguhi pemandangan alam, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung seperti kolam renang dan kafe. Tempat-tempat tersebut menjadi pilihan ideal untuk relaksasi bersama keluarga, terutama setelah menjalani aktivitas ibadah selama Ramadan. Kombinasi antara wisata alam dan fasilitas modern menjadikan Rahtawu sebagai destinasi yang lengkap.
Wisata religi juga tetap menjadi magnet utama di Kudus saat Lebaran. Dua lokasi yang dipastikan akan ramai pengunjung adalah makam Sunan Kudus dan makam Sunan Muria. Kedua tokoh tersebut merupakan bagian dari Wali Songo yang memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa.
Kawasan makam Sunan Kudus yang berada di pusat kota selalu dipadati peziarah, terutama saat momen hari besar keagamaan. Sementara itu, makam Sunan Muria yang terletak di kawasan Colo menawarkan pengalaman ziarah yang berbeda dengan nuansa pegunungan yang sejuk. Banyak peziarah yang memanfaatkan momen Lebaran untuk kembali mengunjungi tempat-tempat tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus memperkuat nilai spiritual.
Selain wisata alam dan religi, pusat kota Kudus juga tidak kalah ramai, terutama di kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus. Tempat ini menjadi salah satu titik berkumpul favorit masyarakat, khususnya pada malam hari. Setelah seharian berkunjung ke sanak saudara, masyarakat biasanya menghabiskan waktu di alun-alun untuk bersantai bersama keluarga atau teman.
Di kawasan alun-alun, pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan makanan dan minuman yang dijajakan oleh pedagang kaki lima. Kehadiran angkringan dan kuliner khas menambah daya tarik tersendiri, menciptakan suasana santai yang cocok untuk semua kalangan. Nuansa perkotaan yang hidup membuat alun-alun menjadi destinasi yang selalu ramai saat malam Lebaran.
Bagi wisata edukasi, Kudus juga memiliki sejumlah museum yang menarik untuk dikunjungi. Beberapa di antaranya adalah Museum Kretek Kudus, Museum Jenang Gusjigang, serta Museum Purbakala Patiayam. Destinasi ini menjadi pilihan yang tepat bagi keluarga yang ingin mengajak anak-anak berlibur sekaligus belajar.
Museum Kretek, misalnya, menyajikan sejarah industri rokok kretek yang menjadi ciri khas Kudus. Sementara itu, Museum Jenang Gusjigang memperkenalkan kuliner tradisional jenang serta nilai budaya lokal. Adapun Museum Purbakala Patiayam menawarkan pengalaman melihat peninggalan prasejarah yang edukatif dan menarik.
Lonjakan kunjungan wisata selama Lebaran ini tentu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Pelaku usaha kecil, pedagang kaki lima, hingga pengelola wisata diperkirakan akan mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi lokal.
Namun demikian, meningkatnya jumlah pengunjung juga perlu diimbangi dengan pengelolaan yang baik. Kepadatan di lokasi wisata berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama di jalur menuju kawasan wisata seperti Rahtawu dan Colo. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengatur arus lalu lintas.
Selain itu, faktor kebersihan dan keamanan juga menjadi perhatian utama. Pengunjung diimbau untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta mematuhi aturan yang berlaku di setiap lokasi wisata. Kesadaran bersama sangat diperlukan untuk menjaga kenyamanan selama liburan.
Momentum Lebaran tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk menikmati keindahan dan kekayaan wisata daerah. Kudus dengan berbagai destinasi yang dimilikinya menawarkan pengalaman yang beragam bagi para wisatawan.
Dengan penetapan Idulfitri pada 21 Maret 2026, masyarakat kini memiliki kepastian untuk merencanakan aktivitas liburan mereka. Berbagai destinasi wisata di Kudus pun siap menyambut lonjakan pengunjung dengan segala potensi yang dimiliki.
Secara keseluruhan, libur Lebaran tahun ini diperkirakan akan membawa dampak positif bagi sektor pariwisata di Kudus. Dengan persiapan yang matang serta partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan aktivitas wisata dapat berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi semua pihak.
Ditulis oleh : Syam
Jurnalis Media Muria
Baca Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com
Selanjutnya: Lebaran 21 Maret 2026, Sejumlah Destinasi Wisata di Kudus Diprediksi Diserbu Pengunjunghttps://mediamuria.com/nasional/pemerintah-tetapkan-idulfitri-1447-h-jatuh-pada-sabtu-21-maret-2026/
