mediamuria.com, Kudus – Persiku Kudus jamu tamunya dari Jawa Timur Persela Lamongan dalam lanjutan Pegadaian Championship di Stadion Wergu Wetan Kudus pada hari Minggu, 23 November 2025. Laga yang berlangsung dengan intensitas tinggi ini harus berakhir dengan skor imbang 1-1.
Ini merupakan pertemuan kedua antara keduanya setelah di putaran pertama Persiku Kudus harus akui keunggulan Persela Lamongan 2-1. Meski masih belum berhasil membalas kekalahan di putaran pertama namun permainan Persiku Kudus dapat dibilang telah berkembang dari pertemuan sebelumnya.
Satu poin yang didapat juga harus disyukuri, setidaknya dengan tambahan satu poin sedikit menjauhkan poin Persiku Kudus dari zona degradasi. Meski belum aman sepenuhnya setidaknya ada motivasi pemain untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya.
Berikut teks lengkap yang sudah diubah persis sesuai gambar, memuat nomor punggung, nama, dan posisi untuk kedua tim: Persiku Kudus dan Persela Lamongan.
Starting XI Persiku Kudus Vs Persela Lamongan
Persiku Kudus, Kuning – Kuning – Kuning
Starting XI:
- [31] GK – Nuri Agus Wibowo
- [4] CB – Aed Tri Oka
- [6] CM – Achmad Subagja Baasith
- [8] AM – Dave Mustaine
- [9] CF – Igor Henrique da Silva Costa (C)
- [11] LWF – Muhammad Khoirul Anam
- [17] RWF – Ferry Cahyo Utomo
- [19] RB – M. Alberta Nino Santoso
- [21] DM – Sandi Sute
- [23] CB – Ivan Maric
- [73] LB – Bhima Wibnu Fiki Ramadhan
Substitutes
[1] GK – Muhammad Ridho Al Wafaa; [10] AM – Noriki Akada; [12] CF – Lerby Eliandry Pong Babu; [13] CM – Dheo Budi Prakoso; [15] RB – Abdul Khafid; [25] LB – Moch. Irvan Febrianto; [27] CB – Aldo Claudio; [75] RB – Mohammad Fahad Abdullah; [77] LWF – Nurdian Syaputra Chaniago; [87] CB – Fathul Ihsan; [97] RWF – Muhamad Firman Januari
Persela Lamongan, Hitam – Hitam – Hitam
Starting XI:
- [22] GK – Mariyo Fabiyo Londok
- [5] CB – Otavio Dutra
- [9] CF – Alberto Goncalves da Costa (C)
- [10] AM – Jonathan Ezequiel Bustos
- [11] AM – Esteban Gabriel Vizcarra
- [20] CB – Daniel Goncalves
- [24] LWF – Arya Putra Gerryan S. Lawolo
- [57] RB – Rafiud Drajat
- [71] LWF – Muhammad Affani Ubaidillah
- [77] LB – Muhammad Fardan Azmi Harahap
- [97] DM – Adam Maulana
Substitutes
[21] GK – Rafli Mahreza; [7] RWF – Jhon Edy Mena Perez; [8] DM – Ocvian Chaniago; [12] DM – Hendro Siswanto; [13] RB – Dodi Alevkan Djin; [15] CB – Muhammad Yoga Wahyu Pratama; [17] AM – Muh. Sadewa; [19] CF – Mochamad Adam Malik; [32] RWF – Wawan Pebrianto; [46] RWF – Osvaldo Ardiles Haay
Jalannya Pertandingan
Pertandingan berlangsung dengan tempo yang cenderung seimbang pada babak pertama. Tidak ada gol yang tercipta hingga turun minum, kedua tim sama-sama melakukan serangan namun selalu berhasil digagalkan lini belakang kedua tim.
Diawal babak kedua Persela Lamongan melakukan pergantian yang sangat tepat dengan memasukkan Jhon Edy Mena Perez. Masuknya Jhon Edy Mena menjadi sinyal bahwa ada perubahan strategi untuk meningkatkan daya serang, dan keputusan itu terbukti berpengaruh besar pada jalannya pertandingan.
Jhon Edy Mena Perez membayar kepercayaan pelatih dengan mencetak gol pada menit ke-55. Gol ini mengubah dinamika pertandingan dan memaksa tuan rumah Persuku Kudus keluar menekan. Tekanan tersebut akhirnya berbuah hasil ketika Igor Henrique da Silva Costa berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-63. Gol balasan ini membuat laga kembali terbuka dan tensi kedua tim meningkat drastis.
Situasi semakin memanas ketika Alberto Goncalves da Costa dari Persela Lamongan menerima kartu kuning pada menit ke-69. Selang beberapa menit kemudian, Persiku Kudus melakukan perubahan strategi dengan melakukan tiga pergantian sekaligus, dengan memasukkan Abdul Khafid, Nurdian Syaputra Chaniago, dan Moch. Irvan Febrianto untuk menyegarkan lini tengah dan memperbaiki alur serangan. Di sisi lain, Persela lamongan merespons dengan memasukkan Wawan Pebrainto menggantikan Esteban Gabriel Vizcarra, sebuah upaya taktis untuk kembali menguasai permainan.
Disisa waktu memperlihatkan betapa ketatnya pertandingan berlangsung. Kedua tim kembali melakukan beberapa pergantian pemain dalam waktu singkat, mencerminkan perubahan strategi yang terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Tekanan semakin kuat, duel semakin sering terjadi.
Injury time menjadi babak kecil yang tidak kalah tegang. Diujung laga Persiku Kudus mendapatkan peluang untuk unggul setelah pemainnya dijatuhkan beberapa meter saja dari kotak pinalti, sayang sekali Igor Costa yang mengambil tendangan bebas, tendanganya masih melenceng dari gawang Persela Lamongan.
Igor Costa Predator Mematikan Buat Lawan
Tambahan satu gol dari Igor Costa pada pertandingan ini membawanya bersaing dalam daftar top skor Pegadaian Champoinship 2025/26, sejauh ini Igor sudah torehkan 10 gol dan menjadikan dirinya sebagai salah satu predator yang mematikan buat lawan.
Sayangnya modal ketajaman Igor Costa kurang mendapatkan support dari pemain lawannya, masih banyak faktor yang harus dibenahi untuk lini per lini Persiku Kudus. Kedepanya jika semua lini bermain dengan baik, bukan tidak mungkin Igor Costa akan terus mencetak gol dan membawa namanya segai top skor Pegadaian Championship 2025/26.


Baca Juga Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com
Selanjutnya: Ditahan Imbang 1-1 Persela Lamongan, 1 Poin Penting Bagi Persiku Kudushttps://mediamuria.com/borneo-fc-belum-terkalahkan-rekor-statistik-dan-analisis-singkat-permainan/

