mediamuria.com, Kudus – Derby Jateng tersaji dilanjutan Pegadaian Championship 2025/26, kala Persiku Kudus menjamu tamunya PSIS Semarang di Stadion Wergu Wetan Kudus pada hari Selasa, 11 November 2025. Pertandingan yang sangat penting antara kedua tim ini berhasil dimenangkan oleh Persiku Kudus dengan Skor 3-0.
Kemenangan yang di tunggu-tunggu publik Kudus sekaligus diharapkan akan menjadi motivasi pemain untuk laga-laga selanjutnya. Ini menjadi kemengangan kedua Persiku Kudus atas PSIS Semarang, setelah diputaran pertama juga meraih kemenangan 0-4. Untuk sementara Persiku Kudus mengoleksi 7 poin dan keluar dari zona degradasi.
Starting XI Persiku Kudus Vs PSIS Semarang
Persiku Kudus
- 31. Nuri Agus Wibowo (Nuri Agus)
- 3. Crah Eka Angger Iswanto (Angger)
- 4. Aed Tri Oka (Oka)
- 6. Achmad Subagja Baasith (Ahmad Baasith)
- 9. Igor Henrique Da Silva Costa (Igor. C)
- 10. Noriki Akada (Noriki)
- 11. Muhammad Khoirul Anam (Anam Jr)
- 12. Lerby Eliandry Pong Babu (Lerby)
- 19. M. Alberta Nino Santoso (Alberta Nino)
- 21. Sandi (Sandi Sute)
- 33. Ivan Maric (Ivan Maric) (C)
Pemain Cadangan: Muhammad Ridho Al Wafaa (M. Ridho), Dave Mustaine (D. Mustaine), Dheo Budi Prakoso (Dheo Budi), Abdul Khafid (Khafid), Ferry Cahyo Utomo (Ferry), Aldo Claudio (A. Claudio), Bhima Wibnu Fiki Ramadhan (Bhima Wibnu), Mohammad Fahad Abdullah (Fahad), Fathul Ihsan (F. Ihsan), Angga Wahid Hasim (Angga Wahid), Muhamad Firman Januari (Firman)
Head Coach: Noor Hadi
PSIS Semarang
- 21. Raka Octa Bernanda (Raka Octa)
- 5. Dejan Alikha Muhammad (Dejan)
- 10. Camilo Andres Sanchez Gonzalez (Sanchez)
- 11. Moch Widi Syarief Hidayatullah (Widi Syarief)
- 18. Muhammad Dani Ibrohim (Md Ibrohim)
- 23. Muhammad Darel Valentino Erlangga (Darel)
- 31. Krisna Sulistia Budianto (Krisna)
- 33. Marko Ivanovic (Ivanovic)
- 45. Ahmad Syiha Buddin (Syiha) (C)
- 57. Azyah Nur Faizin Madilesa (A. Madilesa)
- 71. Wahyu Saputro (Wahyu. S)
Pemain Cadangan: Lalu Muhammad Rizki (Lalu), Habil Abdillah Ya’fi Prasasti Akbar (Prasasti), Aqsha Saniskara Prawira (Aqsha P), Basajum Latuconsina (J Latuconsina), Safna Maula Delpi (Safna), Delfin Rumbino (D. Rumbino), Ade Ivan Hafilah (Ade Ivan)
Head Coach: Ega Raka Ghalih
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama: Persiku Unggul Lewat Tendangan Bebas
Diawal babak pertama pertandingan cukup berimbang diantara kedua tim, Persiku Kudus yang menjadi tuan rumah memaksa untuk terus menyerang ke pertahanan PSIS Semarang.
Pada menit ke- 17’ berawal dari serangan Anam Jr harus dijatuhkan dari pemain PSIS Semarang, tendangan bebas dari luar kotak pinalti yang dieksekusi Igor Costa berhasil mengoyak jala gawang PSIS Semarang yang di jaga Raka Octa Bernanda, 1-0 Persiku Kudus unggul.
Disisa waktu babak yang pertama PSIS Semarang yang tertinggal coba samakan kedudukan, sayang sekali kokohnya pertahanan Persiku Kudus gagal ditembus, Persiku Kudus tetap unggul 1-0 dibabak pertama.
Babak Kedua: Persiku Tambah 2 Gol
Di awal babak kedua PSIS Semarang yang tertinggal coba menekan untuk samakan kedudukan, sayangnya barisan pertahanan Persiku Kudus yang nampak jauh lebih solid gagal ditembus pemain PSIS Semarang
Persiku Kudus justru berhasil gandakan kedudukan pada menit ke- 63’ kembali melalui skema tendangan bebas, umpan manis dan matang dari Sandi Sute berhasil di tanduk oleh Igor Costa yang berhasil getarkan gawang PSIS Semaramg, 2-0 Persiku Kudus unggul.
PSIS Semarang hampir saja bermain dengan 10 pemain setelah Nur Faizin Madilesa mendapat karu merah dari wasit setelah melakukan pelanggaran, namun setelah ditinjau VAR wasit hanya berikan kartu kuning kepadanya.
Pada menit 90+4” penghujung laga, kembali melalui skema tendangan bebas, Igor Costa cetak hattrick setelah kembali mendapatkan umpat akurat dari Sandi Sute, tandukan Igor Costa gagal di antisipasi kiper PSIS Semarang Raka Octa Bernanda, skor berubah menjadi 3-0, skor ini juga menjadi menutup untuk kemenangan Persiku Kudus.
Skema Pertandingan
Persiku Kudus menunjukkan permainan yang cukup baik di pertandingan ini, tanpa meremehkan PSIS Semarang yang memang berada diposisi terakhir klasemen, Persiku Kudus tampil solid di lini bertahan, permainan nampak terorganisir dengan baik, komunikasi lini pertahanan juga sudah terjalin baik, hadirnya Ivan Maric benar-benar membawa perubahan,
Igor Costa akan menjadi tajam jika mendapatkan suplai bola yang terjamin, 2 dari 3 gol Igor pada laga kali ini berawal dari umpan tendangan bebas yang baik. Peran lini tengah dan sayap sagat dibutuhkan untuk menopang kinerja Igor Costa. Igor Costa untuk sementara telah mencetak 8 gol dalam penampilanya di Pegadaian Championship musim ini, cukup besar untuk seorang penyerang, namun memang dibutuhkan sebuah support system dari lini kedua untuk membantu kinerjannya.
Hadirnya Marcos Guillermo Samso
Persiku Kudus resmi kedatangan sosok baru di jajaran manajemen teknik. Ia adalah Marcos Guillermo Samso, pelatih asal Argentina yang kini dipercaya sebagai Technical Director tim berjuluk Macan Muria tersebut.
Samso lahir pada 24 April 1973 di Argentina. Ia dikenal sebagai pelatih berpengalaman yang telah menapaki karier panjang di berbagai negara. Karier kepelatihannya dimulai di tanah kelahirannya bersama Racing Club de Trelew pada 2009. Setelah itu, ia melanjutkan kiprahnya di Jepang dengan bergabung sebagai asisten pelatih JEF United Chiba pada 2017 hingga 2019. Pengalaman internasionalnya makin luas ketika ia dipercaya menjadi koordinator pemain muda di klub besar Ukraina, Dynamo Kyiv, hingga tahun 2021.
Dalam beberapa tahun terakhir, Samso mulai menapakkan langkah di sepak bola Indonesia. Ia pernah menangani PSBS Biak, mulai dari asisten hingga pelatih kepala, dan berhasil membawa pengaruh positif lewat pendekatan disiplin serta strategi menyerang yang modern.
Marcos Samso dikenal sebagai sosok yang menekankan permainan ofensif, dengan formasi andalan 3-4-3 atau 4-3-3. Ia juga dikenal detail dalam mengatur recovery pemain, memastikan setiap pemain berada pada kondisi terbaik untuk tampil maksimal di setiap laga.
Kehadiran Samso di Persiku Kudus menandai babak baru perjalanan klub, menghadirkan semangat profesionalisme serta pengalaman internasional yang diharapkan bisa mengangkat prestasi tim ke level yang lebih tinggi.
Dengan latar belakang global dan filosofi permainan modern, Samso diharapkan mampu menularkan mentalitas juara kepada seluruh pemain Persiku Kudus. Sebuah langkah berani dan menjanjikan, membuka lembaran baru bagi Macan Muria menuju kompetisi yang lebih kompetitif.
Baca Juga Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com
https://mediamuria.com/kemenangan-dramatis-garuda-muda-indonesia-u-17-tekuk-honduras-2-1-lolos-masih-di-ujung-jarum/: Hattrick Igor Costa Bawa Persiku Kudus Menang Derby Jateng 3-0 Atas PSIS Semaranghttps://mediamuria.com/presiden-prabowo-anugerahkan-gelar-pahlawan-nasional-kepada-10-tokoh-simbol-penghargaan-atas-jasa-perjuangan-bangsa/: Hattrick Igor Costa Bawa Persiku Kudus Menang Derby Jateng 3-0 Atas PSIS Semarang
