Jalan Di Desa Wisata Rahtawu Diperbaiki, Berkunjung Akan Jauh Lebih Aman Dan Nyaman

Sharing is caring

mediamuria.com, Kudus – Hello sobat media muria, pernahkan kalian mengunjungi wisata yang berada di lereng Gunung Muria, Kabupaten Kudus? Ya, Desa Wisata Rahtawu, desa yang berada di Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Desa yang dikenal dengan wisata pegunungannya ini sedang melakukan perbaikan Infrastrukturnya meliputi pengaspalan jalan dan pelebaran jalan.

Jalan di Rahtawu yang dikenal cukup eksotis dengan kelak keloknya serta didampingi dengan pemandaNgan alamnya yang sangat keren ini sedang dalam proses perbaikan jalan. Hal ini tentu sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat setempat dan para wisatawan tentunya.

Beberapa titik tentunya sudah selesai dikerjakan dan ketika mencobanya sangat luar biasa, jalan begitu mulus sangat nyaman untuk dilewati. Namun beberapa titik masih dalam tahap pembangunan, disarankan untuk berhati-hati karena ada beberapa tumpukan material bangunan yang sedang digunakan.

Profil Desa Rahtawu

Desa Rahtawu memiliki luas wilayah tercatat ≈ 1.610,67 hektar, sehingga menjadikannya desa dengan luas terbesar di Kecamatan Gebog. Secara proporsi, luas tersebut adalah sekitar 29,25% dari total wilayah Kecamatan Gebog.

Secara administratif, Desa Rahtawu adalah bagian dari kecamatan di Kabupaten Kudus yang mencakup total luas kecamatan Gebog sekitar 5.505,97 ha. Desa Rahtawu terletak di lereng/pegunungan, dengan ketinggian mencapai ± 1.627 meter di atas permukaan laut.

Hal inilah yang membuatnya memiliki nilai lebih karena posisinya berada dibagian dari lereng Gunung Muria, Rahtawu dikelilingi oleh pemandangan alam perbukitan, lembah, sungai, dan hutan membuat suasana alamnya sejuk, hijau, dan jauh dari hiruk-pikuk area kota.

Potensi dan Keunggulan Desa Rahtawu

Rahtawu punya banyak keunggulan terutama dari sisi alam, wisata, budaya, dan potensi ekonomi. Berikut poin-poin utamanya:

  • Destinasi Wisata Alam dan Rekreasi

Rahtawu sudah dipromosikan sebagai desa wisata alam di Kabupaten Kudus, karena panorama alamnya yang indah, udara pegunungan yang segar, pemandangan hutan dan pegunungan, serta aliran air dan sungai dari pegunungan.

Ada banyak spot wisata menarik: sungai dengan bebatuan, air pegunungan, pemandangan landskap pegunungan, serta jalur trekking/pendakian ke puncak-puncak di pegunungan sekitar. Desa ini mempunyai potensi wisata alam yang luas cocok untuk wisata alam, petualangan, relaksasi, atau pelarian dari suasana kota.

  • Wisata Budaya dan Religi – Warisan Lokal dan Petilasan

Rahtawu memiliki banyak “petilasan” (tempat bersejarah/keramat) diperkirakan ada ratusan petilasan di desa ini. Petilasan ini berkaitan dengan tokoh-tokoh leluhur dan cerita lokal, sehingga menjadikan Rahtawu potensial untuk wisata budaya dan religi, tidak hanya wisata alam.

  • Potensi Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

Karena pengembangan wisata, ekonomi masyarakat lokal bisa terbantu, masyarakat setempat dilibatkan dalam pengelolaan objek wisata, penyediaan jasa pariwisata, penginapan, rumah makan, homestay, dan layanan wisata lainnya. Pariwisata menjadi alternatif selain pertanian. Meskipun tradisionalnya banyak warga yang bertani (sawah, kebun, lahan kering), desa kini mengembangkan potensi pariwisata sebagai sumber ekonomi tambahan.

  • Potensi untuk Wisata Berkelanjutan

Ada penelitian dan upaya dari pemerintah dan masyarakat untuk mengembangkan Desa Rahtawu sebagai “desa wisata berkelanjutan” yang artinya menjaga kelestarian alam dan budaya, sambil memaksimalkan potensi wisata dan ekonomi secara berkelanjutan. Infrastruktur wisata terus dibenahi: fasilitas wisata, jalur akses, akomodasi agar pengalaman wisata lebih baik dan aman.

Perbaikan Infrastruktur Jalan

Perbaikan jalan ini telah berlangsung, pengaspalan jalan ini melanjutkan perbaikan dari beberapa bulan yang lalu, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kudus / PUPR), pengaspalan jalan ini dengan menggunakan  sumber dana dari APBD baik APBD “murni” maupun APBD “Perubahan” 2025.

Dalam beberapa bulan belakangan ini proyek perbaikan jalan telah banyak dilakukan pada ruas-ruas jalan di Kabupaten Kudus, termasuk ruas di Rahtawu yang masuk dalam paket anggaran 2025 dan disebut sebagai bagian dari perbaikan 43 titik ruas jalan kabupaten senilai total Rp 63 miliar.

Untuk ruas spesifik seperti Jalan Gondosari‑Rahtawu, anggaran yang dialokasikan sekitar Rp 3 miliar, dengan sumber dana dari DBH Cukai & Tembakau (yaitu bagian dari APBD). Sedangkan untuk ruas Jalan Menawan‑Rahtawu dan Jalan Rahtawu‑Semliro, disebut bahwa dana perbaikan (sekitar Rp 2 miliar total untuk keduanya) diusulkan melalui APBD Perubahan 2025, karena anggaran rutin tidak mencukupi.

Selain itu, ada juga proyek pembukaan jalur alternatif (antara Ternadi dan Rahtawu) yang mendapat alokasi awal Rp 500 juta dari APBD Perubahan 2025.

Pelebaran Jalan Juga Dikerjakan

Selain pengaspalan jalan, dalam perbaikan infrastruktur wisata juga dilakukan pelebaran jalan, meski jika dilihat tidak semua dilakukan pelebaran jalan, namun beberapa titik seperti pada tikungan ataupun titik jalan yang menyempit telah dilakukan pelebaran dengan memberikan tambahan beton.

Ini sangat membantu, apalagi kondisi jalan memang sulit untuk berpapasan dengan dua mobil, dengan adanya sedikit tambahan pelebaran setidaknya ada ruang yang dapat digunakan ketika terjadi papasan dua kendaraan roda empat.

Tanggapan Masyarakat

Perbaikan jalan yang dilakukan baik itu pelebaran jalan ataupun pengaspalan jalan memang sudah ditunggu-tunggu apalagi ini merupakan akses utama desa. Agung yang merupakan warga Rahtawu menyambut baik kegiatan ini.

“Ya ini sangat bagus, akses jalan diperbaiki sehingga lebih aman dan memudahkan dalam beraktivitas, saya juga sempat kaget ada selender (salah satu alat berat) yang dapat naik sampai sini” ujarnya

Saya sebagai wisatawan lokal yang datang berwisata di Desa Rahtawu juga sangat senang dengan adanya perbaikan ini, dengan ini saya merasa aman dan nyaman saat berkendara kesana, ada moment sebelumnya saat saya berkunjung kesana, jalan belum diperbaiki dimana saat hujan banyak sekali lumpur bekas banjir yang menutupi jalan itu sangat licin, selain itu jalan yang tidak rata dan banyak lubang juga menambah waspada karena kita dituntut ekstra waspada dengan keadaan tersebut.

Oleh karena itu, saya sangat antusias dan sangat menunggu perbaikan jalan selesai dikerjakan sepenuhnya. Kunjungan selanjutnya akan terasa menyenangkan dengan kondisi yang jauh lebih aman dan nyaman.

Baca Juga Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com

Selanjutnya: Jalan Di Desa Wisata Rahtawu Diperbaiki, Berkunjung Akan Jauh Lebih Aman Dan Nyaman

https://mediamuria.com/seusai-bencana-melanda-di-sumatera-sorotan-publik-tertuju-pada-kemunculan-kayu-kayu-gelondongan/

https://mediamuria.com/raih-penghargaaan-dari-kpk-kabupaten-budayakan-transparansi-mulai-dari-tingkat-terbawah/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *