mediamuria.com, Pati – Pada hari Senin malam, 1 Desember 2025, terjadi kebakaran besar di kompleks pabrik dan gudang milik PT Dua Kelinci di Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kebakaran yang terjadi diduga api muncul di area gudang belakang, dan menjalar dengan cepat sehingga memaksa ratusan karyawan menyelamatkan diri serta warga sekitar dievakuasi.
Warga sekitar melaporkan kepanikan saat kobaran api dan asap mengepul tinggi. Menurut sebuah kesaksian: “Jam 19.30 WIB, terdengar teriakan terus ada asap dari dalam. Ternyata dicek dari lantai dua rumah gudang makanan jadi yang terbakar.”
Tim pemadam kebakaran dari berbagai daerah dikerahkan, bersama dengan warga dan karyawan pabrik, untuk memadamkan api. Hingga laporan awal, dikabarkan beberapa karyawan sempat terjebak di dalam area gudang. Evakuasi dilakukan warga setempat menggunakan tangga panjang.
Bagian yang terbakar meliputi gudang penyimpanan bahan produksi dan gudang “finish-good” (produk jadi siap kirim), sehingga potensi kerugian diperkirakan cukup besar.

Profil PT Dua Kelinci
PT Dua Kelinci adalah perusahaan makanan ringan asal Indonesia yang berpusat di Pati, Jawa Tengah, dengan pabrik utama berlokasi di Jalan Raya Pati–Kudus Km 6,3, Margorejo, Kabupaten Pati. Untuk kegiatan administrasi dan pemasaran nasional, perusahaan memiliki kantor pusat di Altira Business Park Blok A No. 11,12,15 Jl. Yos Sudarso Kav. 85, Sunter Jaya, Jakarta Utara.
Perusahaan ini bergerak di bidang produksi makanan ringan dengan standar mutu yang ketat, mencakup pengolahan kacang, snack berbahan biji-bijian, serta berbagai produk wafer dan camilan modern. Dua Kelinci dikenal sebagai salah satu produsen snack terbesar di Indonesia dan telah memasarkan produknya ke pasar domestik hingga internasional.
Ragam produknya mencakup:
- Kacang Dua Kelinci: kacang sangrai, kacang kulit, kacang bumbu, dan variasi kacang olahan lainnya.
- Sukro: snack kacang yang dibalut tepung dengan berbagai rasa.
- Tic Tac (bola tepung renyah).
- Krip Krip Tortilla dan aneka snack keripik.
- Usagi Puff: snack puff berbahan gandum.
- Deka Series: wafer stick, wafer roll, dan wafer bites.
Dengan portofolio produk yang luas ini, PT Dua Kelinci telah menjadi salah satu merek terkemuka di industri makanan ringan nasional, dikenal berkat kualitas bahan baku, inovasi produk, dan jaringan distribusinya yang luas di dalam maupun luar negeri.

Catatan Kebakaran Sebelumnya
Insiden kebakaran bukan kali pertama menimpa PT Dua Kelinci. Pasalnya pada tanggal 23 November 2021 yang lalu, pabrik PT Dua Kelinci di Pati juga dilaporkan pernah terjadi kebakaran.
Kebakaran pada tahun 2021 terjadi di area pabrik menurut laporan, titik awal api berada dibagian oven atau ruang pengeringan kacang, sesuai penyelidikan awal. Walaupun kerusakan tidak melanda seluruh pabrik, dampak bagi produksi dan distribusi sempat terasa. Pada kejadian 2021 itu, dilaporkan tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi dilaporkan mencapai sekitar Rp 2 miliar.
Kebakaran 2025, Kerugian dan Tantangan
Belum ada angka kerugian final yang diumumkan dari kebakaran 2025. Namun melihat luasnya area gudang yang terbakar termasuk gudang bahan baku dan gudang produk jadi serta rumah produksi dan distribusi, kerugian materi bisa jauh lebih besar dibanding estimasi pada 2021.
Selain kehilangan fisik (gedung, stok bahan baku, produk jadi), potensi kerugian jangka panjang juga besar: gangguan produksi, gangguan distribusi, penundaan pengiriman ke konsumen maupun mitra, dan potensi reputasi merek jika peristiwa ini sering terjadi.
Harapan dari Publik, Pekerja, dan Pemangku Kepentingan
Berdasarkan insiden berulang dari 2021 dan kini 2025, ada beberapa tuntutan dan harapan yang layak disuarakan, baik kepada manajemen PT Dua Kelinci maupun pihak berwenang/regulator:
- Penyelidikan Independen dan Transparansi – Dilakukan investigasi menyeluruh dengan melibatkan tim forensik kebakaran independen, untuk menentukan akar penyebab: apakah dari kelalaian teknis (mesin/oven), sistem listrik, prosedur keselamatan, atau faktor lain. Hasilnya harus dipublikasikan agar transparan kepada publik dan pemangku kepentingan.
- Peningkatan Standar Keselamatan dan Proteksi Kebakaran – Pabrik dan gudang harus memperkuat sistem proteksi: detektor asap/ api otomatis, sistem sprinkler/penyiram otomatis, jalur evakuasi yang jelas, pelatihan rutin kepada pekerja, pemeliharaan mesin dan instalasi listrik secara berkala, dan audit keselamatan kerja.
- Jaminan Kesejahteraan dan Perlindungan bagi Karyawan – Mengingat karyawan hampir terjebak dalam kebakaran 2025, manajemen perlu memastikan prosedur evakuasi efektif, pelatihan keselamatan, serta asuransi dan kompensasi bagi pekerja terdampak.
- Audit dan Evaluasi Operasional Produksi – Pemeriksaan menyeluruh terhadap prosedur produksi terutama area oven, pengeringan, gudang bahan baku dan produk untuk mencegah potensi kebakaran di masa depan. Jika perlu, penggantian mesin, instalasi ulang jalur listrik/ventilasi, serta standarisasi penyimpanan bahan mudah terbakar.
- Pertanggungjawaban Hukum dan Regulasi – Jika ditemukan kelalaian, baik dari manajemen, pemeliharaan mesin, atau keselamatan kerja, harus ada pertanggungjawaban berdasarkan regulasi ketenagakerjaan dan keselamatan industri guna memberi efek jera dan melindungi pekerja serta lingkungan sekitar.
- Keterbukaan kepada Publik dan Konsumen – Karena PT Dua Kelinci adalah merek besar dengan distribusi luas, konsumen dan publik berhak mengetahui kondisi pabrik dan langkah koreksi setelah insiden. Transparansi akan membantu menjaga kepercayaan konsumen dan reputasi perusahaan.

Mengapa Ini Penting?
PT Dua Kelinci bukan perusahaan kecil, ia adalah bagian penting dari industri makanan ringan di Indonesia, dengan jaringan distribusi luas dan sejarah panjang. Setiap kebakaran bukan hanya soal kerugian materi bagi perusahaan tapi juga soal keselamatan pekerja, masa depan pabrik, stabilitas suplai makanan ringan nasional, dan kepercayaan konsumen.
Jika langkah perbaikan dan pencegahan tidak dilakukan secara serius, risiko serupa bisa terulang kembali yang mungkin berdampak lebih besar. Di sisi lain, jika manajemen merespon dengan tepat meliputi investigasi transparan, perbaikan serius, dan jaminan keselamatan hal ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat industrial safety di sektor makanan ringan Indonesia.
PT Dua Kelinci, dengan sejarah panjang sebagai pemain besar di industri makanan ringan Indonesia, harus mengambil langkah tegas tidak hanya untuk memulihkan kerugian, tapi memastikan bahwa keselamatan manusia dan keberlanjutan produksi menjadi prioritas utama.
Semoga dengan adanya insiden ini bisa menjadi momentum untuk membangun standar industri makanan ringan yang lebih baik, lebih aman dan bertanggung jawab.

Baca Juga Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com
Selanjutnya: Kebakaran Landa Pabrik PT Dua Kelinci, Berikut Kronologi, Kerugian, Dan Rekam Jejakhttps://mediamuria.com/mk-putuskan-tolak-gugatan-undang%e2%80%91undang-md3-apakah-sudah-sesuai/

