Pesta di Sriwedari, Persiku Kudus Sikat Tuan Rumah Persipal Palu 1–4

mediamuria.com – Persiku Kudus tampil luar biasa saat menghadapi tuan rumah Persipal Palu dalam lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/26. Bertanding di Stadion Sriwedari, Jumat, 27 Februari 2026, tim berjuluk Macan Muria itu sukses mencuri kemenangan telak dengan skor 1–4, sekaligus membawa pulang tiga poin krusial dari laga tandang.

Kemenangan ini menjadi sangat penting bagi Persiku Kudus dalam upaya menjaga jarak dari zona degradasi. Bermain di stadion netral namun dengan status sebagai tim tamu, Persiku menunjukkan mentalitas kuat dan efektivitas tinggi, terutama melalui penampilan gemilang Igor Costa yang mencetak hattrick.

Dominasi Sejak Awal Laga

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persiku Kudus langsung mengambil inisiatif serangan. Penguasaan bola lebih banyak berada di kaki para pemain Persiku yang tampil agresif dan berani menekan pertahanan Persipal Palu sejak menit-menit awal. Beberapa peluang sempat tercipta melalui kombinasi lini tengah dan sayap, namun penyelesaian akhir masih belum maksimal.

Meski begitu, tekanan terus-menerus yang dilakukan Persiku membuat lini belakang Persipal Palu berada dalam situasi tertekan. Serangan demi serangan akhirnya berbuah hasil pada menit ke-15, yang menjadi titik balik jalannya pertandingan.

Penalti dan Kartu Merah Ubah Jalannya Pertandingan

Petaka bagi Persipal Palu datang melalui situasi bola mati. Berawal dari sepak pojok Persiku Kudus, terjadi kemelut di kotak penalti yang berujung pelanggaran keras oleh Ganjar Mukti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih sekaligus mengeluarkan kartu merah, membuat tuan rumah harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-15.

Igor Costa yang maju sebagai eksekutor penalti menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan keras dan terarah tak mampu dihalau penjaga gawang Persipal Palu. Gol tersebut membawa Persiku Kudus unggul 0–1 dan semakin meningkatkan kepercayaan diri tim tamu.

Persipal Palu Bangkit Lewat Serangan Balik

Unggul jumlah pemain dan skor, Persiku Kudus justru sedikit lengah. Terlalu asyik menyerang, lini pertahanan Persiku kecolongan melalui skema serangan balik cepat. Pada menit ke-27, Persipal Palu sukses memanfaatkan celah tersebut. Melalui transisi cepat, Wiraja berhasil menaklukkan kiper Persiku dan menyamakan kedudukan menjadi 1–1.

Gol ini sempat mengubah momentum pertandingan. Persipal Palu yang bermain dengan 10 orang justru tampil lebih disiplin dan berani keluar menyerang. Sementara Persiku Kudus kembali meningkatkan tempo demi mencari gol tambahan sebelum turun minum.

Gol Dianulir, Skor Imbang Bertahan

Menjelang akhir babak pertama, Persiku Kudus sempat bersorak setelah bola kembali bersarang di gawang Persipal Palu. Namun, kegembiraan tersebut harus tertunda. Setelah dilakukan pengecekan VAR yang cukup lama, wasit memutuskan gol dianulir karena pemain Persiku berada dalam posisi offside.

Keputusan tersebut membuat skor tetap imbang 1–1 hingga turun minum. Meski demikian, secara permainan Persiku Kudus tetap terlihat lebih dominan, terutama dalam penguasaan bola dan jumlah peluang.

Babak Kedua: Persiku Menggila

Memasuki babak kedua, Persiku Kudus langsung tancap gas. Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Macan Muria tampil lebih sabar namun mematikan. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-51.

Melalui skema serangan yang rapi, Hugo Samir membuka ruang sebelum mengalirkan bola ke Imam Bagus. Umpan matang dari Imam Bagus kemudian diselesaikan dengan dingin oleh Igor Costa. Gol tersebut membawa Persiku Kudus kembali unggul 1–2.

Gol kedua ini benar-benar memukul mental pemain Persipal Palu. Meski berusaha bertahan, tekanan Persiku semakin tak terbendung.

Hattrick Igor Costa

Keunggulan Persiku semakin menjauh pada menit ke-63. Lagi-lagi melalui situasi sepak pojok, Igor Costa menunjukkan naluri golnya. Tanpa kawalan berarti, ia berhasil memanfaatkan bola liar di kotak penalti dan mencetak gol ketiganya di laga ini.

Gol tersebut tak hanya mengubah skor menjadi 1–3, tetapi juga memastikan Igor Costa mencatatkan hattrick spektakuler. Penampilan sang penyerang menjadi pembeda utama dalam pertandingan ini.

Gol Penutup Imam Bagus

Belum puas, Persiku Kudus kembali menambah penderitaan Persipal Palu. Pada menit ke-77, kerja sama apik antara Igor Costa dan Imam Bagus kembali menghasilkan gol. Igor Costa yang menjadi motor serangan memberikan umpan terukur kepada Imam Bagus, yang dengan tenang menuntaskan peluang menjadi gol keempat Persiku.

Skor 1–4 membuat Persiku Kudus benar-benar menguasai jalannya pertandingan. Di sisa waktu laga, sejumlah peluang tambahan kembali tercipta, namun belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.

Kemenangan Penting di Papan Klasemen

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1–4 tetap bertahan untuk kemenangan Persiku Kudus. Hasil ini menjadi kemenangan tandang yang sangat berarti, tidak hanya dari sisi poin, tetapi juga secara mental dan kepercayaan diri tim.

Tambahan tiga poin ini membuat Persiku Kudus berhasil menjaga jarak dari zona degradasi Pegadaian Championship 2025/26. Performa solid, efektivitas lini depan, serta mental bertanding yang kuat menjadi modal berharga bagi Persiku dalam menatap laga-laga selanjutnya.

Kemenangan di Stadion Sriwedari ini sekaligus menjadi pesan tegas bahwa Persiku Kudus belum habis. Macan Muria masih siap bertarung dan membuktikan diri sebagai tim yang layak bertahan di kasta kompetisi ini.

Ditulis oleh : Syam

Jurnalis Media Muria

Baca Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com

Selanjutnya: Pesta di Sriwedari, Persiku Kudus Sikat Tuan Rumah Persipal Palu 1–4

https://mediamuria.com/daerah/kudus/realisasi-20-program-unggulan-capai-9468-persen-pemkab-kudus-perkuat-arah-pembangunan-pelayanan-publik/

https://mediamuria.com/daerah/pati/aksi-warga-tlogowungu-soroti-menu-mbg-transparansi-anggaran-jadi-sorotan-publik/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *