Sempat Unggul 2–1, Persiku Kudus Tumbang 2–4 Dari Deltras FC Di Wergu Wetan

mediamuria.com, Kudus – Persiku Kudus harus menelan kekecewaan mendalam setelah kalah dramatis dengan skor 2–4 dari Deltras FC dalam lanjutan kompetisi Championship 2025/2026 yang digelar di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Minggu sore 28 Desember 2025. Padahal, tim berjuluk Laskar Macan Muria itu sempat menutup babak pertama dengan keunggulan 2–1, sebelum akhirnya kehilangan fokus di babak kedua dan kebobolan tiga gol balasan. Hasil ini juga membuat Persiku Kudus gagal membalas kekalahan pada pertemuan pertama.

Jalannya Pertandingan

Sejak awal pertandingan, Persiku tampil penuh determinasi. Bermain dihadapan pendukung sendiri, mereka langsung mengambil inisiatif menyerang. Namun justru Deltras yang lebih dulu mencuri gol pada menit ke-7. Nevile Tengeg memanfaatkan celah di lini belakang Persiku dan melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi kiper tuan rumah. Gol ini membuat Deltras unggul cepat 0–1.

Tertinggal lebih dulu tak membuat Persiku goyah. Mereka meningkatkan intensitas serangan dengan mengandalkan kecepatan kedua winger dan umpan-umpan terobosan dari lini tengah. Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-28. Wasit menunjuk titik putih setelah Igor Costa dilanggar di kotak penalti. Tanpa ragu, Igor Costa sendiri maju sebagai algojo dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 1–1.

Momentum kemudian sepenuhnya berada di tangan Persiku. Dukungan ribuan suporter di Stadion Wergu Wetan semakin mengalirkan semangat ke dalam permainan. Hasilnya, pada menit ke-39, Igor Costa kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Deltras, striker asal Brasil tersebut menyambar bola dan membawa Persiku berbalik unggul 2–1. Skor ini bertahan hingga turun minum dan membuat publik Kudus optimistis Persiku mampu mengamankan tiga poin.

Memasuki babak kedua, Deltras melakukan perubahan strategi dengan meningkatkan tempo permainan. Mereka tampil lebih agresif dan berani menekan sejak menit-menit awal. Persiku yang sebelumnya dominan justru mulai kehilangan kendali permainan. Beberapa kali lini belakang tuan rumah terlihat kesulitan mengantisipasi serangan balik cepat Deltras.

Tekanan tersebut akhirnya berbuah hasil pada menit ke-74. M. Irman sukses menyamakan kedudukan menjadi 2–2 setelah menerima umpan terobosan yang membelah pertahanan Persiku. Gol ini mengubah jalannya pertandingan. Deltras kembali mendapatkan kepercayaan diri, sementara Persiku mulai terlihat panik dalam membangun serangan.

Situasi semakin rumit bagi Persiku ketika laga memasuki masa injury time. Pada menit 90+1, wasit kembali menunjuk titik putih, kali ini untuk Deltras, setelah salah satu pemain mereka dijatuhkan di kotak penalti. M. Idris yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Deltras berbalik unggul 2–3.

Stadion Wergu Wetan yang sebelumnya bergemuruh mendadak terdiam. Persiku mencoba melakukan segalanya untuk menyamakan kedudukan di sisa waktu yang sangat terbatas. Namun justru Deltras kembali memanfaatkan celah yang ditinggalkan lini belakang tuan rumah. Pada menit 90+9, Kaka Reda mencetak gol keempat Deltras melalui serangan balik cepat, memastikan kemenangan tim tamu dengan skor 2–4.

Hasil Buruk Masih Membayangi Persiku

Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Persiku Kudus. Sempat unggul di babak pertama, mereka gagal menjaga konsistensi permainan hingga peluit akhir. Lini pertahanan yang tampil cukup solid di paruh pertama justru runtuh di babak kedua, terutama dalam mengantisipasi pergerakan cepat penyerang Deltras.

Secara permainan, Persiku sebenarnya tampil cukup menjanjikan di awal laga. Kombinasi serangan yang rapi serta pergerakan tanpa bola yang dinamis membuat Deltras beberapa kali berada dalam tekanan. Namun lemahnya konsentrasi di menit-menit krusial menjadi titik balik yang menentukan hasil akhir.

Sebaliknya, Deltras FC memperlihatkan mental bertanding yang kuat. Meski sempat tertinggal 2–1 di babak pertama, mereka tidak panik dan tetap menjalankan skema permainan dengan disiplin. Keberanian melakukan perubahan taktik di babak kedua terbukti efektif dalam membalikkan keadaan.

Kekalahan ini juga memperpanjang catatan buruk Persiku atas Deltras di musim Championship 2025/2026. Pada pertemuan pertama yang digelar di kandang Deltras, Persiku juga harus mengakui keunggulan lawan dengan skor identik 2–4. Dua kekalahan beruntun ini menegaskan bahwa Deltras menjadi lawan yang sulit diatasi oleh Laskar Macan Muria musim ini.

Bagi Persiku, hasil ini jelas menjadi bahan evaluasi besar. Selain persoalan konsistensi permainan, mereka juga harus memperbaiki koordinasi lini belakang, terutama ketika menghadapi situasi serangan balik. Dukungan suporter yang luar biasa di Stadion Wergu Wetan pun terasa sia-sia karena tim gagal mempertahankan keunggulan.

Sementara bagi Deltras, kemenangan dramatis di kandang lawan ini menjadi modal penting untuk melanjutkan kompetisi. Membalikkan keadaan dari tertinggal di babak pertama hingga menang 4–2 menunjukkan karakter dan kualitas tim yang patut diperhitungkan dalam persaingan papan atas.

Pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bahwa dalam sepak bola, keunggulan di babak pertama belum menjamin kemenangan. Persiku Kudus harus kembali bangkit dan belajar dari kekalahan pahit ini, sementara Deltras FC pulang dari Kudus dengan kepala tegak membawa tiga poin penuh.

Baca Juga Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com

Selanjutnya: Sempat Unggul 2–1, Persiku Kudus Tumbang 2–4 Dari Deltras FC Di Wergu Wetan

https://mediamuria.com/manfaat-bahan-alami-untuk-menjaga-daya-tahan-tubuh-di-musim-hujan/

https://mediamuria.com/last-sunday-ride-2025-sukses-digelar-di-kudus-satukan-komunitas-sepeda-dan-aksi-sosial/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *