Sosialisasi 4 Pilar oleh DR. Hj. Lestari Moerdijat, S.S., M. M. Kuatkan Fondasi Kebangsaan di Demak

Sharing is caring

mediamuria.com – Sosialisasi Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) kembali digelar dengan sukses, kali ini menyasar masyarakat di wilayah Demak, Jawa Tengah. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 29 November 2025, pukul 10:05:12 WIB, bertempat di RM. Kalijaga, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menunjukkan komitmen MPR RI untuk menjangkau berbagai daerah di Nusantara.

Kegiatan yang bertujuan untuk membumikan nilai-nilai dasar berbangsa dan bernegara ini dihadiri oleh sejumlah narasumber kredibel dari MPR RI, termasuk yang terlihat pada spanduk, Ibu Lestari Moerdijat. Acara ini diikuti dengan antusiasme yang tinggi oleh puluhan peserta, terdiri dari tokoh masyarakat, perangkat desa, pendidik, hingga perwakilan pemuda setempat. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya kesadaran kolektif masyarakat Demak terhadap isu kebangsaan dan pentingnya pemahaman konstitusi.

Dalam sambutan pembuka, narasumber menekankan bahwa Empat Pilar bukan sekadar hafalan, melainkan panduan hidup bernegara yang harus diinternalisasi. Empat Pilar MPR RI yang disosialisasikan meliputi:

  • Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara: Ditekankan sebagai bintang penuntun yang mencerminkan kearifan lokal bangsa, mulai dari Ketuhanan hingga Keadilan Sosial.
  • Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara: Dibahas sebagai hukum tertinggi yang menjamin hak dan kewajiban warga negara serta mengatur tata kelola pemerintahan yang demokratis.
  • Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai Bentuk Negara: Dipertegas bahwa persatuan dalam bingkai NKRI adalah harga mati yang harus dijaga dari berbagai ancaman disintegrasi.
  • Bhinneka Tunggal Ika sebagai Semboyan Negara: Disoroti sebagai perekat keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan, memastikan bahwa perbedaan adalah kekuatan, bukan perpecahan.

Sesi pemaparan berlangsung interaktif. Para narasumber, yang tampak duduk di meja utama, dengan lugas menjelaskan bagaimana nilai-nilai luhur ini menjadi benteng moral dan etika dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penyebaran berita bohong (hoaks), radikalisme, hingga lunturnya rasa nasionalisme di era digital.

“Pentingnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks menjadi pesan kunci,” ujar salah satu panelis.

Peserta sosialisasi yang didominasi oleh warga lokal dan tokoh masyarakat tampak menyimak dengan serius, sesekali mencatat poin-poin penting. Antusiasme terlihat jelas saat sesi tanya jawab dibuka, di mana berbagai pertanyaan seputar implementasi Pancasila dan UUD 1945 di tingkat daerah diajukan.

Salah satu peserta menyampaikan harapannya, “Acara seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi generasi muda, agar tidak lupa pada jati diri bangsa kita. Empat pilar ini harus terus diperkuat. Kami berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara rutin.”

Di akhir acara, seluruh peserta diajak untuk meneguhkan komitmen kebangsaan. Dengan diselenggarakannya sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap ideologi dan konstitusi negara semakin kokoh, menjadikannya benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat memecah belah bangsa. Kegiatan di Demak ini merupakan bagian dari upaya masif MPR RI untuk memastikan setiap warga negara memahami dan mengamalkan prinsip-prinsip dasar negara, demi terwujudnya Indonesia yang adil, makmur, dan bersatu.

https://mpr.go.id/berita/lestari-moerdijat-empat-pilar-kebangsaan-acuan-kehidupan-bernegara

https://www.zonanews.id/mpr-ri-sosialisasikan-empat-pilar-kebangsaan-di-umk-tekankan-kampus-sebagai-fondasi-moral/nila-rustiyani/2/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *