mediamuria.com – Persiku Kudus akhirnya kembali menemukan momentum kebangkitannya di ajang Pegadaian Championship 2025/26, kemenangan yang ditunggu para pendukung setia Macan Muria akhirnya berhasil diraih pada pertandingan hari ini. Bertandang ke Stadion Gewalise, Palu, pada Senin (12/1/2026), tim berjuluk Laskar Macan Muria tampil impresif dan sukses menaklukkan tuan rumah Persipal Palu dengan skor telak 1-4. Kemenangan ini menjadi hasil krusial bagi Persiku dalam upaya menjauh dari zona degradasi dan menjaga asa bertahan di kompetisi kasta kedua sepak bola nasional.
Jalannya Babak Pertama
Meski bermain dihadapan publik tuan rumah, Persiku Kudus tidak menunjukkan rasa gentar. Sejak menit awal, punggawa Macan Muria tampil disiplin, berani menekan, serta mampu mengimbangi permainan Persipal Palu. Organisasi permainan yang rapi membuat Persiku mampu menguasai jalannya laga, terutama di sektor tengah lapangan.
Tekanan Persiku membuahkan hasil cepat. Pada menit ke-12, Igor Costa membuka keunggulan tim tamu. Penyerang asal Brasil tersebut memanfaatkan celah di lini pertahanan Persipal Palu dan melepaskan penyelesaian akurat yang gagal diantisipasi kiper tuan rumah. Gol ini membuat Persiku Kudus unggul 0-1 dan meningkatkan kepercayaan diri seluruh pemain.
Setelah gol pembuka, Persiku tidak mengendurkan intensitas permainan. Aliran bola berjalan efektif, dengan kombinasi serangan dari sisi sayap serta pergerakan tanpa bola yang merepotkan lini belakang Persipal. Sementara itu, upaya Persipal Palu untuk membalas kerap terhenti sebelum memasuki area berbahaya, berkat solidnya lini pertahanan Persiku.
Namun, hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, skor 0-1 tetap bertahan. Keunggulan ini menjadi modal penting bagi Persiku Kudus untuk melanjutkan permainan dengan lebih percaya diri di babak kedua.
Babak Kedua Persiku Kudus Lebih Impresif
Memasuki paruh kedua, Persiku justru tampil semakin agresif. Tekanan terus dilancarkan ke pertahanan Persipal Palu, yang mulai terlihat kehilangan konsentrasi. Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-62, kembali melalui kaki Igor Costa. Kesalahan pemain belakang Persipal dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Igor untuk menggandakan keunggulan Persiku menjadi 0-2.
Tertinggal dua gol membuat mental pemain Persipal Palu semakin tertekan. Di sisi lain, Persiku Kudus tampil semakin nyaman mengontrol tempo permainan. Serangan demi serangan dibangun dengan sabar, sembari menutup rapat setiap ruang bagi tuan rumah.
Keunggulan Persiku bertambah pada menit ke-73. Bhima Wibnu berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambar umpan matang dari situasi tendangan bebas. Gol ini menunjukkan efektivitas Persiku Kudus dalam memanfaatkan peluang, sekaligus memperlebar jarak menjadi 0-3.
Namun, laga tidak sepenuhnya berjalan mulus bagi Persiku Kudus. Pada menit ke-77, kesalahan yang dilakukan kiper Persiku Nuri Agus di dalam kotak penalti berbuah hadiah penalti untuk Persipal Palu. Eksekutor Rendy Saputra sukses menjalankan tugasnya dan memperkecil kedudukan menjadi 1-3.
Gol tersebut sempat membangkitkan semangat tuan rumah. Persipal Palu mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Meski demikian, Persiku tetap tampil tenang dan tidak panik. Lini pertahanan yang dikawal rekrutan anyar Jaimerson da Silva Xavier menunjukkan koordinasi yang solid dan mampu meredam tekanan di sisa waktu pertandingan.
Drama penutup terjadi di masa tambahan waktu. Pada menit ke-90+7, Igor Costa kembali menunjukkan ketajamannya. Menerima umpan terobosan yang terukur, Igor dengan penyelesaian dingin menaklukkan kiper Persipal Palu dan memastikan kemenangan Persiku dengan skor akhir 1-4. Gol ini sekaligus melengkapi hattrick Igor Costa di laga tersebut. Meski awalnya dinyatakan offside namun setelah tinjauan VAR gol tersebut resmi milik Persiku Kudus.
Igor Tampil Luar Biasa
Penampilan Igor Costa menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Hattrick yang dicetaknya semakin mengukuhkan peran vital sang striker bagi Persiku Kudus. Dengan koleksi sementara 15 gol, Igor kini memimpin daftar pencetak gol Pegadaian Championship 2025/26 dan menjadi tumpuan utama kebangkitan Laskar Macan Muria di fase krusial musim ini.
Debutan Baru Tunjukan Kualitas
Selain Igor, performa pemain anyar Persiku juga patut mendapat apresiasi. Jaimerson tampil solid di jantung pertahanan dan beberapa kali melakukan intersepsi penting. Sementara itu, pemain seperti Ifan Nanda, Pradananta, dan Imam Bagus menunjukkan kontribusi positif di lini masing-masing, menandakan kedalaman skuad Persiku semakin kuat.
Harapan Kedepan
Kemenangan ini memiliki arti penting bagi Persiku Kudus. Tambahan tiga poin membuat jarak Persiku dengan zona degradasi kini melebar menjadi tiga poin. Meski posisi klasemen belum sepenuhnya aman, hasil positif di Palu menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi tim.
Ke depan, Persiku Kudus dituntut untuk menjaga konsistensi permainan. Laga berikutnya melawan Persiba Balikpapan di kandang sendiri akan menjadi ujian penting. Dukungan penuh suporter serta disiplin permainan diharapkan mampu membawa Persiku melanjutkan tren positif dan mengamankan posisi di Pegadaian Championship 2025/26.
Baca Juga Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com
Selanjutnya: Persiku Kudus Pesta Gol di Palu, Igor Costa Cetak Hattrick dan Bawa Laskar Macan Muria Bangkit