mediamuria.com, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat integritas dan tata kelola pemerintahan yang baik. Hal ini ditunjukkan melalui keikutsertaan Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, bersama jajaran dalam kegiatan dialog interaktif pencegahan korupsi yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja pada Senin, 30 Maret 2026, dan diikuti oleh sejumlah kepala daerah di wilayah Jawa Tengah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi di tingkat daerah.
Penguatan Integritas Jadi Fokus Utama
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kudus menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Tanpa integritas yang kuat, berbagai program pembangunan tidak akan berjalan secara optimal dan berpotensi menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Hal ini tidak hanya penting dalam pengelolaan anggaran, tetapi juga dalam pelayanan publik secara keseluruhan.
“Penguatan integritas menjadi kunci utama agar pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam forum tersebut.
Sinergi dengan KPK dalam Pencegahan Korupsi
Kegiatan dialog interaktif ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara pemerintah daerah dengan KPK dalam upaya pencegahan korupsi. Melalui forum ini, para kepala daerah mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam terkait strategi pencegahan korupsi yang efektif.
KPK sebagai lembaga yang memiliki tugas dalam pemberantasan korupsi tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memberikan edukasi dan pendampingan kepada pemerintah daerah.
Dalam dialog tersebut, berbagai materi disampaikan, mulai dari penguatan sistem pengawasan, transparansi pengelolaan anggaran, hingga pentingnya peran pimpinan daerah dalam membangun budaya integritas.
Arahan Gubernur Jawa Tengah
Kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang menekankan pentingnya komitmen seluruh penyelenggara negara dalam menjaga prinsip good governance.
Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik. Pemerintah daerah diharapkan mampu menjalankan tugasnya secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab.
Arahan tersebut menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan korupsi bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan kerja sama dari seluruh elemen pemerintahan.
Membangun Budaya Anti Korupsi
Selain penguatan sistem, pembangunan budaya anti korupsi juga menjadi salah satu fokus dalam kegiatan ini. Budaya integritas harus ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.
Bupati Kudus menilai bahwa perubahan budaya kerja menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah terjadinya praktik korupsi. Hal ini dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti disiplin dalam bekerja, transparansi dalam pengambilan keputusan, serta menjunjung tinggi etika.
Dengan adanya budaya yang kuat, diharapkan potensi terjadinya penyimpangan dapat diminimalkan.
Peran Kepala Daerah dalam Pencegahan Korupsi
Sebagai pemimpin daerah, kepala daerah memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. Kepemimpinan yang baik akan menjadi contoh bagi seluruh aparatur di bawahnya.
Dalam forum tersebut, ditekankan bahwa kepala daerah harus mampu:
- memberikan teladan dalam integritas
- memastikan sistem berjalan dengan baik
- melakukan pengawasan secara optimal
- Langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Dampak Positif bagi Pelayanan Publik
Penguatan integritas dan pencegahan korupsi tidak hanya berdampak pada pengelolaan anggaran, tetapi juga pada kualitas pelayanan publik. Pemerintahan yang bersih akan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Pelayanan yang efektif dan efisien akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Hal ini menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Bupati Kudus menegaskan bahwa tujuan utama dari seluruh upaya ini adalah untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Komitmen Berkelanjutan
Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam upaya pencegahan korupsi. Tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, langkah konkret juga akan terus dilakukan di tingkat daerah.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran
- memperkuat sistem pengawasan internal
- meningkatkan kapasitas aparatur
- Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan upaya pencegahan korupsi dapat berjalan secara berkelanjutan.
Harapan ke Depan
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah di Jawa Tengah dapat semakin memperkuat komitmen dalam menjaga integritas. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan KPK menjadi kunci dalam menciptakan pemerintahan yang bersih.
Selain itu, partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan korupsi. Dengan adanya kesadaran bersama, potensi terjadinya korupsi dapat ditekan.
Kesimpulan
Kehadiran Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, dalam dialog interaktif bersama Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat integritas dan tata kelola pemerintahan.
Melalui kegiatan ini, berbagai langkah strategis dalam pencegahan korupsi dibahas secara mendalam. Dengan penguatan sistem, budaya integritas, serta kepemimpinan yang baik, diharapkan pemerintahan yang bersih dan transparan dapat terwujud.
Pada akhirnya, seluruh upaya ini bermuara pada satu tujuan utama, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Ditulis oleh : Syam
Jurnalis Media Muria
Baca Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com
Selanjutnya: Komitmen Perkuat Integritas, Bupati Kudus Hadiri Dialog Pencegahan Korupsi Bersama KPK