mediamuria.com, Kudus – Assalamulaikum sahabat Media Muria, tanggal 25 Agustus 2025 Umat Islam akan memasuki bulan kelahiran Nabi yaitu bulan Maulid atau Rabiul Awal 1447 Hijriyah. Apa sih itu bulan maulid, keutamaannya apa saja, dan amalan apa sih yang dapat kita lakukan dibulan ini ? yuk simak penjelasannya.
Jika kita membahas bulan Maulid, tentu tak jauh dengan Maulid Nabi. Maulid Nabi adalah sebuah perayaan tahunan umat Islam untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal. Peringatan ini memiliki makna mendalam, mengajak umat Islam untuk merenungkan ajaran-ajaran Islam, memperkuat iman, dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. Selain itu, Maulid Nabi juga menjadi tradisi untuk memuliakan Nabi Muhammad SAW, sebagaimana Firman Allah SWT pada Q.S Al-Ahzab ayat 56, yang artinya:
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”
Beberapa tujuan dalam memperingati Maulid Nabi, yaitu:
- Mengenang kisah hidup Rasulullah SAW dan meneladani sifat-sifat terpuji serta ajaran-ajaran yang beliau sampaikan.
- Menjadi momen untuk memperkuat iman dan keimanan kepada Allah SWT serta Rasul-Nya.
- Melalui peringatan ini, umat Islam diharapkan semakin dekat kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah dan amal saleh.
- Perayaan Maulid Nabi juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan diantara sesama umat Islam.
- Peringatan ini merupakan bentuk syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW yang menjadi rahmat bagi seluruh alam.
Dalam peringatannya, masyarakat Indonesia biasanya mengadakan acara seperti pengajian, tabligh akbar, bersholawat, memberikan santunan kepada anak yatim, dan berbagai kegiatan lainnya.
Di samping itu, terdapat juga beberapa tradisi unik Maulid Nabi yang diadakan diberbagai daerah di Indonesia, seperti Sekaten di Yogyakarta, Grebeg Maulud di Solo, Walima di Gorontalo, dan daerah Kabupaten Kudus sendiri ada tradisi Amyang, sebuah tradisi yang diadakan di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, tepatnya di Kompleks Masjid Wali Jami’ At Taqwa, Loram Kulon untuk memperingati Maulid Nabi.
Bulan Maulid merupakan waktu yang sangat istimewa untuk memperbanyak amal ibadah. Ada beberapa amalan yang dapat kamu lakukan untuk memperingati Maulid Nabi yaitu sebagai berikut:
- Berpuasa Sunnah – Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan adalah berpuasa. Baik puasa Senin-Kamis yang menjadi kebiasaan Rasulullah SAW maupun puasa Daud yang dilakukan secara selang-seling, sangatlah baik untuk dilakukan pada bulan ini. Dengan berpuasa, kita tidak hanya meneladani Rasulullah, tetapi juga mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
- Bersholawat – Bersholawat kepada Rasulullah SAW menjadi salah satu amalan yang bisa dilakukan pada saat Maulid Nabi. Sholawat menjadi bentuk memuliakan serta penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, juga menjadikan kita sebagai orang-orang yang beriman dan menjadi penolong kita di akhirat.
- Bersedekah – Dengan bersedekah, kita tidak hanya membantu orang lain, tetapi juga meningkatkan kualitas diri kita sendiri. Bersedekah menjadi ibadah yang sangat mulia dan memiliki banyak manfaat, baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, bersedekah sangat dianjurkan untuk dilakukan sebagai amalan pada saat Maulid Nabi.
- Mengamalkan Kebiasaan atau Ajaran Rasulullah SAW – Agar perayaan Maulid Nabi dapat lebih mendekatkan diri kita kepada Allah SWT, kita dapat mengikuti kebiasaan ataupun ajaran yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan meneladaninya, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan tentunya tetap berada di jalan yang terbaik. Ada 4 sifat Rasulullah SAW yang dapat kita teladani, yakni shiddiq (jujur dan benar), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan), dan fatonah (cerdas).
Ada sejumlah keutamaan Maulid Nabi di bulan Rabiul Awal. Beberapa diantaranya yaitu:
· Bentuk Syukur Atas Kelahiran Nabi Muhammad SAW – Merayakan Maulid Nabi adalah salah satu bentuk syukur atas nikmat yang tak terhingga ini. Melalui perayaan Maulid, kita diingatkan kembali akan segala nikmat yang telah Allah SWT berikan, termasuk nikmat iman dan Islam.
· Menumbuhkan Rasa Cinta Kepada Nabi Muhammad SAW – Perayaan Maulid Nabi adalah sebuah bentuk penghormatan serta kecintaan kita terhadap Nabi Muhammad SAW. Dengan mencintainya, kita dapat terdorong untuk turut mengikuti ajarannya ataupun sunnah-sunnah beliau dan menerapkannya dalam keseharian.
· Meningkatkan Keimanan Kepada Allah SWT – Dengan meningkatkan pengetahuan mengenai kehidupan dan perjuangan Nabi, kita semakin termotivasi untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Nabi Muhammad SAW telah menjadi teladan terbaik bagi seluruh umat manusia. Dengan adanya perayaan Maulid Nabi, kita dapat mengingat keteladanan Nabi Muhmmad SAW, sehingga iman kita pun akan semakin kuat.
· Meneladani kehidupan dan perjuangan Nabi Muhammad SAW – Kisah perjalanan Rasulullah SAW sepanjang hidupnya dapat menginspirasi kita sebagai umat muslim. Kejujurannya, keamanahannya, penyampaiannya, hingga kecerdasannya perlu kita teladani agar dapat menjadi seorang muslim yang lebih baik. Perayaan Maulid Nabi ini diharapkan dapat membuat kita, sebagai seorang muslim, lebih meneladani perilaku yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah SWT.
Demikian penjelasan tentang Bulan Maulid Nabi, Keutamaannya dan Amalannya. Semoga kita dapat meningkatkan keimanan kita dan menjadi golongan yang mendapatkan syafaat Rasulullah SAW dihari akhir nanti.
Baca Berita Lainnya Dari mediamuria.com
https://mediamuria.com/semarakkan-kemerdekaan-ri-kudus-padat-jadwal-pentas-budaya-dalam-semalam/: Masuki Bulan Maulid, Simak Amalan Yang Dapat Kita Kerjakan https://mediamuria.com/debut-manis-emil-audero-bawa-kemenangan-atas-ac-milan/: Masuki Bulan Maulid, Simak Amalan Yang Dapat Kita Kerjakan