mediamuria.com, KUDUS – Persiku Kudus meraih kemenangan dramatis saat menjamu Persiba Balikpapan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/26. Bermain di Stadion Wergu Wetan, Kudus, pada Minggu, 18 Januari 2026, tim berjuluk Macan Muria itu menang dengan skor tipis 2-1 lewat gol bunuh diri di masa tambahan waktu babak kedua. Hasil ini membawa Persiku Kudus naik satu peringkat di klasemen sementara.
Laga berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan saling menunjukkan kekuatan, mengingat pertandingan ini memiliki arti penting bagi posisi klasemen. Persiku Kudus yang bertindak sebagai tuan rumah bertekad membalas kekalahan telak 3-0 pada pertemuan pertama di kandang Persiba Balikpapan.
Babak Pertama: Persiba Unggul Lebih Dulu
Sejak peluit awal dibunyikan, Persiku Kudus langsung mengambil inisiatif serangan. Dukungan ribuan suporter yang memadati Stadion Wergu Wetan menjadi tambahan motivasi bagi para pemain tuan rumah. Beberapa peluang tercipta melalui pergerakan lini sayap, namun penyelesaian akhir masih belum maksimal.
Persiba Balikpapan tidak tinggal diam. Tim tamu tampil disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat. Permainan terbuka tersaji sepanjang babak pertama, dengan kedua tim saling menekan dan berusaha memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan.
Petaka bagi Persiku Kudus terjadi pada menit ke-35. Serangan cepat Persiba Balikpapan berbuah gol setelah Takumu Nishihara mengirimkan umpan kepala yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Beni Okto. Tanpa pengawalan ketat, Beni Okto melepaskan penyelesaian yang tak mampu dibendung kiper Persiku Kudus. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Gol tersebut sempat membuat permainan Persiku Kudus sedikit goyah. Namun, situasi justru berbalik di penghujung babak pertama. Di tengah keunggulan Persiba Balikpapan, tim tamu harus menerima pukulan telak setelah insiden yang terjadi saat situasi tendangan sudut. Pemain Persiba Balikpapan, Kholmatov, melakukan tindakan yang dinilai tidak perlu dengan melakukan tandukan ke arah wajah Aldo Claudio. Kamera VAR merekam dengan jelas insiden tersebut, dan wasit tanpa ragu memutuskan mengganjar Kholmatov dengan kartu merah langsung pada menit ke-42.
Unggul jumlah pemain, Persiku Kudus meningkatkan intensitas serangan. Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta pada masa tambahan waktu babak pertama. Pada menit 45+2, Imam Bagus, rekrutan anyar Persiku Kudus, sukses menyambar umpan matang dari Dhanu Syahputra. Gol tersebut disambut sorak sorai suporter dan mengubah skor menjadi 1-1. Kedudukan imbang bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Tekanan Tanpa Gol
Memasuki babak kedua, Persiku Kudus tampil dominan dengan keunggulan jumlah pemain. Tim asuhan pelatih Persiku terus menekan pertahanan Persiba Balikpapan yang memilih bermain lebih bertahan sambil mengandalkan serangan balik.
Meski menguasai jalannya pertandingan, Persiku Kudus kesulitan menembus rapatnya lini belakang Persiba Balikpapan. Beberapa peluang emas tercipta, namun selalu gagal dikonversi menjadi gol. Penyelesaian akhir yang kurang tenang menjadi kendala utama tuan rumah.
Di sisi lain, Persiba Balikpapan justru beberapa kali hampir kembali unggul melalui serangan balik cepat. Situasi ini membuat laga berjalan dengan tensi tinggi, terutama memasuki 15 menit terakhir pertandingan. Persiku Kudus harus ekstra waspada agar tidak kecolongan meski unggul jumlah pemain.
Insiden cukup mengkhawatirkan terjadi menjelang akhir laga. Kiper Persiku Kudus, Nuri Agus, mengalami benturan keras saat berusaha mengamankan bola. Ia harus mendapatkan perawatan intensif dan akhirnya dibawa keluar lapangan menggunakan ambulans. Kondisi ini sempat menghentikan pertandingan beberapa menit.
Gol Dramatis di Menit Akhir
Saat laga tampak akan berakhir imbang, drama terjadi di masa tambahan waktu babak kedua. Pada menit 90+5, kemelut terjadi di depan gawang Persiba Balikpapan akibat tekanan bertubi-tubi dari Persiku Kudus. Dalam situasi tersebut, pemain belakang Persiba Balikpapan, Havizd, justru melakukan kesalahan fatal. Upayanya menghalau bola malah berujung gol bunuh diri yang menggetarkan gawang tim sendiri. Gol tersebut langsung disambut euforia suporter tuan rumah yang memadati stadion.
Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Persiku Kudus dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Gol dramatis tersebut memastikan kemenangan penting bagi Macan Muria di kandang sendiri.
Naik Peringkat Klasemen
Dengan kemenangan ini, Persiku Kudus berhasil menyalip Persiba Balikpapan di klasemen sementara Pegadaian Championship 2025/26. Persiku kini mengoleksi 14 poin dan naik ke peringkat ketujuh klasemen, sementara Persiba Balikpapan harus puas turun satu tingkat.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi Persiku Kudus untuk menjaga momentum positif di laga-laga berikutnya. Kemenangan dramatis ini juga menunjukkan mentalitas juang tinggi tim, meski sempat tertinggal lebih dulu. Pekan depan Persiku Kudus akan menjalani laga tandang melawan Kendal Tornado FC, tren positif diharapkan terus dilanjutkan punggawa Macan Muria.
Bagi Persiba Balikpapan, kekalahan ini menjadi catatan penting untuk segera melakukan evaluasi, terutama terkait disiplin pemain dan konsistensi permainan. Laga di Stadion Wergu Wetan menjadi bukti bahwa setiap kesalahan kecil dapat berakibat fatal, terlebih saat menghadapi tekanan hingga menit akhir.
Baca Juga Berita Lainnya Melalui Laman mediamuria.com
Selanjutnya: Persiku Kudus Menang Dramatis atas Persiba Balikpapan, Naik Satu Peringkat Klasemen