mediamuria.com,Jakarta – Kehadiran supporter sebuah tim sangatlah dibutuhkan, supporter dapat memberikan kekuatan tersendiri bagi sebuah tim.
Baik itu di laga Home ataupun Away supporter sangatlah di butuhkan.
Dibeberapa waktu belakangan ini, PT LIB telah melarang kehadiran supporter tim tamu untuk melakukan away mendukung tim kesayangannya. Hal ini dikarenakan banyaknya kasus kericuhan antar supporter yang terjadi di Liga Indonesia.
Pada Musim ini Ferry Paulus, selaku Dirut I League menjelaskan bahwa izin untuk away supporter tamu masih belum bisa.
“Masih belum diizinkan, jadi lebih ekstrimnya masih seperti musim lalu tapi kita terus akan berupaya untuk bisa mendapatkan ruang atau izin dari sana bisa jadi mungkin 3, 4 bulan yang akan datang, Putaran 2 mudah-mudahan,” Ucap Ferry Paulus.
Ferry menjelaskan bahwa dari segala pihak sudah memberikan lampu hijau, namun di pertandingan terakhir banyaknya flare dan lain-lain menjadi cacatan lain ketika delegasi FIFA menonton langsung.
“Sebenarnya sebelum penutupan liga kemarin itu liga sudah memberikan lampu hijau makanya kita, effortness kita sangat happy sekali, kemudian kita juga sudah me-report bahwa kita sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian, dan kepolisian intinya menunggu keputusan dari FIFA dan semua responnya semua adalah positif. Tapi di pertandingan terakhir, flare lah, apalah dan yang lebih parah lagi pada waktu pertandingan disaksikan langsung oleh delegasi dari FIFA dipenutupan di Bandung, bahkan rumput sampai dihancurkan dan sebagiannya,” sambungnya.
Dari hal tersebut yang membuat pihak Liga akhirnya melarang Persib Bandung sebagai partai pembuka, hal itu bagian dari yang kita lakukan pada pembukaan ini. Dan juga menjadi alasan utama melarang supporter away ke tim tamu.