Jakarta – Mengutip dari laman resmi Instagram Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) @infobmkg. Menginformasikan kewaspadaan tentang potensi terjadinya banjir pesisir di wilayah Indonesia.
Adanya fase bulan purnama pada tanggal 9 Agustus 2025 dan perigee pada tanggal 14 Agustus 2025 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum, sehingga masayrakat diharapkan mewanti-wanti hal tersebut karena adanta potensi banjir sangat tinggi.
Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia, diantaranya : Pesisir Sumatera Utara, Kep. Riau, Sumatera Barat, Jambi, Kep. Bangka Belitung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Maluku, Papua Selatan.

Potensi Banjir Pesisir yang secara umum berdampak ada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Jawa Tengah Khusunya Demak Kecamatan Sayung merupakan lokasi yang berpotensi terendam banjir rob, setiap tahun rob di sayung tidak terhindarkan, rob di Sayung hanya bisa dihentikan jika semua lini Pemerintahan bekerja sama dengan baikl.
Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dari pasang maksimum air laut, serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG.
