mediamuria.com – Kamis, 31 Juli 2025 di MTs Al Munawaroh yang berlokasi di Desa Lau Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Canva dan CapCut. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital, baik guru maupun siswa, agar mampu memanfaatkan teknologi secara efektif dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar dan promosi sekolah.
Peserta dalam kegiatan ini terdiri dari dua kelompok, yaitu siswa-siswi dan para guru MTs Al Munawaroh. Pada sesi pertama, pelatihan difokuskan kepada siswa-siswi dengan materi penggunaan aplikasi Canva. Mereka dilatih untuk membuat desain grafis kreatif seperti poster, banner acara sekolah, maupun media promosi lainnya. Tujuannya adalah membekali siswa agar dapat berkontribusi aktif dalam branding dan promosi sekolah melalui media visual yang menarik dan informatif.

Pelatihan Canva di MTs Al Munawaroh dimulai dengan pengenalan berbagai tools dan fitur yang ada pada aplikasi Canva. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik, di mana masing-masing siswa mencoba membuat desain banner Kemerdekaan 17 Agustus dengan pendampingan langsung dari tim KKN.
“Kegiatan ini sangat menyenangkan, ada ice breaking juga yang bikin suasana jadi seru, materi yang disampaikan juga mudah dipahami. Materinya yang diberikan jelas dan mudah diikuti, mulai dari belajar fitur Canva sampai bikin banner Kemerdekaan yang keren banget. Paling asik karena dibimbing langsung sama kakak-kakak KKN yang super baik , sabar , dan ramah. Selain menambah keterampilan, kegiatan ini juga membuat belajar desain menjadi pengalaman yang seru dan memotivasi kami untuk lebih kreatif. ” ujar Asyifa siswi dari kelas 9.
Selanjutnya, sesi kedua ditujukan untuk para guru, dengan materi pelatihan pengambilan video menggunakan angle yang tepat dan teknik pengeditan video melalui aplikasi CapCut. Para guru diajarkan bagaimana membuat konten video sederhana namun efektif untuk dokumentasi kegiatan sekolah maupun sebagai media ajar digital.

Agus Manshur sebagai guru MTs Al Munawaroh menegaskan bahwa keberhasilan program ini dirancang sesuai kondisi dan kebutuhan setempat sehingga mampu dijaga keberlanjutannya setelah masa KKN berakhir.
“Pelatihan Canva dan CapCut di MTs Al Munawaroh sangat bermanfaat bagi kami. Sebenarnya, penggunaan Canva sudah berjalan di sekolah, namun selama ini belum aktif digunakan secara maksimal karena para pendamping guru masih minim materi dan panduan. Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan dukungan dan wawasan baru dari narasumber luar yang membuat kami lebih percaya diri dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis desain grafis dan video. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar kreativitas dan kompetensi digital di sekolah semakin meningkat.” Ujar Bapak Agus Manshur selaku guru MTs Al Munawaroh.
Kegiatan berjalan lancar dan disambut dengan antusias oleh seluruh peserta. Peserta sangat antusias mengikuti materi dan aktif bertanya. Kegiatan ditutup dengan presentasi hasil karya peserta, pemberian apresiasi, serta evaluasi dan dokumentasi kegiatan. Pelatihan ini penting untuk dilakukan karena kemampuan digital kini menjadi salah satu kompetensi dasar abad 21 yang harus dimiliki oleh pendidik dan peserta didik. Penguasaan alat bantu digital seperti Canva dan CapCut memungkinkan warga sekolah lebih produktif, kreatif, serta siap bersaing diera serba visual dan teknologi. Terlebih lagi, dunia pendidikan saat ini menuntut inovasi dalam penyampaian materi dan promosi ke lembagaan yang menarik perhatian publik.
MTs Al Munawaroh diharapkan dapat terus melanjutkan inisiatif serupa secara mandiri, dengan membentuk tim kreatif digital madrasah yang terdiri dari perwakilan guru dan siswa. Tim ini dapat menjadi penggerak dalam pembuatan konten visual berkualitas untuk keperluan pembelajaran, dokumentasi, maupun publikasi di media sosial resmi madrasah. Selain itu, pelatihan lanjutan dengan materi yang lebih mendalam juga disarankan agar kompetensi digital di lingkungan madrasah semakin berkembang dan berkelanjutan.
KKN UMK Desa Lau 2025